Pariaman Siapkan 55 Peserta Hadapi Seleksi Sekolah Kedinasan

Pendidikan26 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Program bimbingan belajar (bimbel) sekolah kedinasan gratis yang diikuti 55 peserta kembali digelar Pemerintah Kota Pariaman sebagai upaya sistematis menyiapkan pelajar menghadapi seleksi ketat masuk instansi pemerintah.

Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, di halaman kantor dinas setempat, Senin (20/4/2026).

Program ini merupakan bagian dari program unggulan Yota Balad–Mulyadi periode 2025–2030 dan telah memasuki tahun kedua pelaksanaan, dengan sasaran utama pelajar dari keluarga kurang mampu.

“Program ini dirancang untuk membantu para calon siswa menghadapi seleksi ketat masuk ke berbagai sekolah kedinasan yang ada di Indonesia. Program ini menyasar pelajar dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang bercita-cita menjadi aparatur sipil negara melalui jalur sekolah kedinasan,” ujar Mulyadi.

Ia menekankan bahwa kesiapan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan dan tujuan yang jelas.

“Ananda yang mengikuti bimbel harus mempunyai misi yang jelas, jangan hanya karena ada program gratis langsung ikut, tetapi harus utamakan disiplin dan ada keinginan di hati kita untuk memperbaiki nasib ke depan dan meningkatkan derajat keluarga,” katanya.

Mulyadi berharap program ini mampu meningkatkan jumlah kelulusan peserta pada tahun ini.

“Semakin banyak yang lulus, menandakan program ini berjalan dan lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Pariaman,” ujarnya.

Sementara itu, Hertati Taher menyebutkan, dari total 55 peserta yang mengikuti program, sebanyak 50 orang berasal dari keluarga kurang mampu dan lima orang melalui jalur mandiri.

“Ada dua skema yang kita lakukan tahun ini, yaitu memfasilitasi keluarga kurang mampu untuk masuk dan lulus di sekolah kedinasan, serta jalur mandiri yang juga difasilitasi untuk mendapatkan bimbel dari Bimbel Pradipta Padang dan latihan fisik dari instruktur Kodim 0308 Pariaman dan Polres Pariaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan bimbel dilakukan setiap sore pukul 14.00 hingga 16.00 WIB di SMPN 4 Pariaman, sedangkan latihan fisik dilaksanakan pada pagi hari.

“Kita berharap tahun ini lebih banyak yang lulus dibanding tahun lalu. Dari 50 peserta yang difasilitasi sebelumnya, lima orang dinyatakan lulus, terdiri dari empat orang di TNI AD dan satu orang di Detasemen Kavaleri Berkuda,” ujarnya.

Program ini berlangsung selama 25 pertemuan, mulai 21 April hingga 29 Mei 2026, dengan kewajiban bagi seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Ananda semuanya harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari bimbel hingga latihan fisik. Selalu disiplin karena disiplin itu menentukan keberhasilan,” katanya.

Hertati juga menambahkan, program bimbel sekolah kedinasan gratis ini dilaksanakan dalam dua gelombang pada tahun 2026.

“Mengingat banyak anak-anak Kota Pariaman yang belum mendapat kesempatan mendaftar di Polri karena pendaftaran dibuka pada awal tahun,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar