Pasaman, RANAHNEWS – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyatakan bahwa keberhasilan para lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Sumatera Barat (UNISBAR) bukan sekadar capaian akademik, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Hal itu disampaikan Yota saat menghadiri Wisuda ke-42 Periode I Fakultas Ilmu Kesehatan UNISBAR Tahun 2025 di Unisbar Convention and Exhibition (UCE) Kampus I Pariaman, Sabtu (26/7). Kehadiran Yota menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga kesehatan.
“Para wisudawan dan wisudawati adalah harapan bangsa dan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ilmu yang Anda peroleh dari UNISBAR sangat berharga dan saya yakin mampu memberi kontribusi nyata, tidak hanya untuk Sumatera Barat, tetapi juga bagi Indonesia,” ujar Yota Balad.
Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, lulusan perguruan tinggi harus memiliki visi jauh ke depan, bekerja keras, profesional, dan menjunjung tinggi kejujuran. Ia berharap lulusan UNISBAR tampil sebagai kader pemimpin yang berdaya saing dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Tunjukkan diri Anda sebagai alumni UNISBAR yang membanggakan, baik sebagai pemikir maupun pelaku pembangunan, khususnya di Kota Pariaman,” sambung Yota. Ia juga menekankan pentingnya semangat inovasi dan kemampuan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi dalam menghadapi era global.
Sementara itu, Rektor UNISBAR, Nurtati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda kali ini meluluskan 314 tenaga kesehatan, terdiri dari lulusan S1 Kebidanan, Profesi Bidan, S1 Keperawatan, Profesi Perawat, dan S1 Farmasi.
“Hari ini adalah puncak dari perjalanan panjang yang penuh tantangan. Gelar yang Anda sandang bukan hanya simbol akademik, tetapi amanah yang besar untuk mengabdi kepada masyarakat,” kata Nurtati.
Ia mengingatkan agar para lulusan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kode etik profesi dalam setiap praktik pelayanan kesehatan. “Empati dan kasih sayang adalah kunci utama dalam memberikan layanan kesehatan yang prima,” pesannya. (rn/*/pzv)











Komentar