Pemko Pariaman Perkuat Pendidikan Nonformal Lewat Gedung SKB Baru

Pendidikan65 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Pariaman meresmikan Gedung ke-2 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (7/4/2026), sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan nonformal bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Gedung baru ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan pelatihan yang lebih representatif bagi warga yang ingin meningkatkan keterampilan maupun menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah.

“Pendidikan adalah hak segala bangsa, tanpa memandang status sosial maupun kondisi fisik. Dengan adanya gedung baru ini, kita ingin SKB Pariaman menjadi wadah yang lebih kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing. Tidak hanya warga Kota Pariaman, kita memfasilitasi semua masyarakat yang ingin bergabung dan meraih kesempatan untuk belajar untuk Paket A, B dan C dan semua tidak dipungut biaya,” ujar Yota Balad.

Ia menambahkan, kehadiran SKB memiliki peran strategis sebagai jembatan bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan di jalur pendidikan formal, melalui program pendidikan kesetaraan, PAUD, serta pelatihan keterampilan.

Gedung ke-2 SKB Kota Pariaman dibangun melalui bantuan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus pada program revitalisasi gedung dan mobiler tahun 2025. Selain dua ruang kelas baru, fasilitas yang dibangun juga mencakup empat toilet serta satu ruang praktik tata boga beserta perlengkapannya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menyebut pembangunan tersebut merupakan bagian dari peningkatan layanan pendidikan yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar seremonial, namun merupakan wujud dukungan nyata dan perhatian besar terhadap peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, kompetensi pendidik, serta karakter warga belajar SKB Kota Pariaman,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, SKB Kota Pariaman saat ini memiliki sekitar 2.113 peserta didik, dengan 710 orang telah lulus. Sejumlah lulusan juga melanjutkan pendidikan melalui program “Satu Keluarga Satu Sarjana” (Saga Saja) di berbagai perguruan tinggi.

Selain pendidikan kesetaraan, SKB juga menyediakan pelatihan keterampilan seperti tata boga, tata kecantikan kulit, menjahit sprei, serta fasilitas laboratorium ujian sebagai bagian dari penguatan kompetensi peserta didik. (rn/*/pzv)

Komentar