Peletakan Batu Pertama TKIT Attin Sumbar, Wujud Komitmen Pendidikan Berbasis Agama

News, Pendidikan347 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Pemerintah Kota Pariaman mendukung penuh berdirinya lembaga pendidikan swasta seperti TKIT Attin Sumbar, yang sejalan dengan visi misi “Balad Mulyadi” untuk menjadikan Pariaman sebagai kota pendidikan, destinasi wisata religius, serta kota yang maju, mandiri, kreatif, berbasis agama dan budaya.

Sebagai wujud dukungan tersebut, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru TKIT Attin Sumbar di Desa Rawang, Kompleks Perumahan Rawang Green City, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sabtu (26/4/2025). Peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Islam Attin Indonesia Kota Pariaman, Rian Eka Putra, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, Kepala Pengawas TK Kota Pariaman, perangkat desa, wali murid, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Yota Balad mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada TKIT Attin Sumbar yang telah berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Kota Pariaman hingga mampu membangun gedung sekolah sendiri di atas lahan seluas 521 meter persegi.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan hasil kerja keras para pengurus, panitia, dan dukungan berbagai pihak, baik dalam bentuk pikiran, tenaga, maupun materi. Yota berharap pembangunan gedung tersebut dapat berjalan lancar dan cepat selesai, sehingga segera dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses pendidikan.

“Kami akan selalu mendukung kegiatan di bidang pendidikan karena itu adalah tugas pemerintah daerah. Kami tidak pernah memiliki niat sedikit pun untuk menghambat usaha swastanisasi pendidikan yang berkembang di Kota Pariaman,” tegas Yota Balad.

Ia juga berpesan kepada Hertati Taher agar mendorong lahirnya lebih banyak sekolah unggul di setiap desa atau kelurahan di Kota Pariaman. Dengan adanya pilihan sekolah berkualitas di lingkungan tempat tinggal masing-masing, masyarakat tidak lagi kesulitan mencari pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. (rn/*/pzv)

Komentar