Pasaman Barat RANAHNEWS.com — Pasaman Barat menargetkan peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) menjadi minimal 2,6 pada 2026 melalui penguatan kualitas data dan implementasi Satu Data Indonesia yang terintegrasi.
Target tersebut dibahas dalam rapat koordinasi evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat di Aula Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kamis (9/4).
Rapat dibuka Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, Harlina Syahputri. Turut hadir Kepala BPS Pasaman Barat Dwi Susanti, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Muharram, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Afdal, serta perwakilan organisasi perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan nilai IPS dari 2,49 dengan predikat “Cukup” pada 2024 menjadi minimal 2,6 dengan predikat “Baik” pada 2026.
“Target evaluasi ini diharapkan mencapai predikat ‘Baik’. Hal ini bergantung pada kualitas data yang dimiliki. Untuk itu, diperlukan koordinasi dan kerja sama maksimal antarperangkat daerah,” ujar Harlina Syahputri.
Ia menegaskan, ketersediaan data terstandar dan metadata yang valid menjadi komponen penting dalam evaluasi, sehingga dapat dibagipakaikan antarinstansi secara efektif.
Evaluasi tahun 2026 akan difokuskan pada dua perangkat daerah, yakni Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Dinas Perkebunan dan Peternakan sebagai lokus penilaian.
Untuk mendukung pelaksanaan evaluasi, Pemkab Pasaman Barat telah membentuk Tim Penilai Internal (TPI) yang melibatkan Bappeda, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta BPS.
Kepala BPS Pasaman Barat Dwi Susanti menekankan pentingnya kolaborasi antara wali data dan sekretariat dalam mendukung pembangunan berbasis data.
“BPS akan menyusun jadwal pembinaan serta memberikan bimbingan teknis kepada perangkat daerah terkait data yang akan dievaluasi, sehingga kualitas data yang dihasilkan semakin baik dan terstandar,” katanya. (Dod)














Komentar