Paskibraka Kota Padang Matangkan Persiapan Upacara Peringatan Gugurnya Bagindo Aziz Chan

Pendidikan27 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Padang mematangkan persiapan menjelang Upacara Peringatan ke-79 Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan melalui latihan intensif di Lapangan Tugu APEKSI, Galanggang Kota Padang, kompleks Kantor Balai Kota Padang, Aie Pacah, Sabtu (18/7/2026).

Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan menjelang upacara yang akan dilaksanakan pada Minggu (19/7/2026) untuk mengenang gugurnya Bagindo Aziz Chan pada 19 Juli 1947. Peringatan itu juga menjadi momentum meneladani semangat perjuangan Wali Kota Padang kedua yang berperan penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Mengusung slogan “Satu Tujuan: Menghidupkan Kembali Nilai Perjuangan Bagindo Aziz Chan untuk Menuju Padang sebagai Kota Gastronomi”, peringatan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menguatkan nilai perjuangan dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Pelatih Paskibraka Kota Padang, Febri Aulia Nanda, mengatakan persiapan telah dilakukan selama beberapa hari terakhir dengan perkembangan yang terus menunjukkan peningkatan.

“Untuk persiapannya, kami sudah latihan beberapa hari ini. Progresnya sudah lumayan meningkat dan sudah cukup bagus. Kami yakin siap tampil pada Minggu besok,” ujar Febri.

Ia menambahkan, tahap akhir latihan difokuskan pada pemantapan tugas masing-masing personel. Hingga saat ini, seluruh rangkaian latihan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

“Untuk kesiapan khusus, lebih ditekankan pada tugas masing-masing. Sejauh ini tidak ada kendala dan kami yakin bisa tampil lebih maksimal,” katanya.

Dalam upacara tersebut, Vellytia Friesta Jini Wiwongso, siswi kelas XII SMA Katolik Xaverius Padang, dipercaya sebagai pembawa baki, sedangkan Yasmin Naurah Betsy, siswi kelas XII SMA Pembangunan Laboratorium UNP Padang, bertugas sebagai ko-pembawa baki.

Keduanya telah menjalani latihan selama dua hari. Meski masih terdapat beberapa koreksi, proses latihan dinilai berjalan baik dan kekompakan tim terus meningkat.

“Kami sudah latihan selama dua hari dan prosesnya sudah cukup bagus. Kami mulai kompak, meskipun masih ada beberapa koreksi kecil,” kata Vellytia.

Menjelang pelaksanaan upacara, rasa gugup diakui menjadi bagian dari proses yang mereka jalani. Namun, pengalaman tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus memahami lebih dekat sosok Bagindo Aziz Chan.

“Dari sosok Bagindo Aziz Chan, kita bisa mengambil semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai bangsa Indonesia serta kegigihannya dalam mempertahankan Indonesia,” ujar Yasmin.

Melalui keterlibatan para pelajar dalam upacara tersebut, nilai perjuangan Bagindo Aziz Chan diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun Kota Padang. (rn/*/pzv)

Komentar