Muhidi: UMKM Bisa Raup Miliaran Lewat Kuliner Jemaah Haji

Parlemen307 Dilihat

Padang RANAHNEWS – Menu sarapan sederhana khas Padang seperti lontong ternyata memiliki peluang besar menembus pasar kuliner internasional, khususnya di Makkah saat musim haji. Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menyebut lontong menjadi salah satu makanan favorit jemaah haji dan memiliki nilai jual yang menggiurkan, berkisar lima hingga 25 riyal per porsi.

“Ini peluang emas yang harus ditangkap pelaku UMKM kita. Kalau digarap serius, lontong dan kuliner khas lainnya bisa menjadi sumber penghasilan besar, bahkan miliaran rupiah,” ujar Muhidi saat meninjau Unit Layanan Kemasan PLUT KUMKM Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Selasa (17/6/2025).

Ia mengungkapkan, bukan hanya lontong yang berpotensi menarik minat jemaah haji. Bakso dan pecal, yang sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia, juga dapat menjadi pilihan yang menggugah selera di Tanah Suci. Muhidi berharap para pelaku UMKM lebih berani mengembangkan usaha dan memanfaatkan kesempatan ini, sambil mendorong pemerintah daerah memberikan kemudahan dalam perizinan dan peningkatan kualitas produk.

“Dinas Koperasi dan UMKM harus hadir membantu UMKM kita, mulai dari perizinan, pengemasan, hingga standarisasi agar produk kita layak bersaing di pasar internasional, termasuk di Timur Tengah,” tegasnya.

Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 6.249 jemaah, terdiri dari 4.613 orang asal Sumatera Barat dan 1.636 orang dari Bengkulu. Bagi Muhidi, jumlah ini bukan sekadar angka, melainkan peluang nyata yang bisa dimanfaatkan jika pelaku UMKM mampu mengelolanya dengan baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Hendrizal, menyambut baik gagasan tersebut. Ia menilai peluang ini harus didukung dengan peningkatan kualitas produk, terutama dalam aspek kemasan, daya tahan, dan keamanan pangan, agar mampu menembus pasar yang lebih luas. (rn/*/pzv)

Komentar