Padang, RANAHNEWS.com — Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh mengajak masyarakat memaknai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) melalui penguatan peran keluarga, salah satunya dengan menjaga kesehatan ibu sebagai fondasi lahirnya generasi unggul. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan senam bersama ratusan ibu di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sabtu pagi (2/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman SMAN 15 Padang tersebut diikuti 340 peserta yang tergabung dalam 12 kelompok senam. Sejak pagi, warga memadati lokasi dan mengikuti rangkaian acara dengan antusias.
Rahmat menilai peringatan Hardiknas tidak hanya berkaitan dengan pendidikan formal di sekolah, tetapi juga berakar dari lingkungan keluarga. Menurutnya, peran ibu sangat penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebiasaan belajar anak sejak dini.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional. Anak-anak yang hebat lahir dari ibu-ibu yang sehat,” kata Rahmat di hadapan peserta.
Ia menyebut kesehatan fisik dan mental ibu menjadi faktor penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak, termasuk dalam proses belajar di rumah. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan perempuan dinilai sebagai bagian dari investasi pendidikan jangka panjang.
“Kalau ibunya sehat, kuat, dan bahagia, maka anak-anak juga akan tumbuh dengan baik. Dari rumah itulah pendidikan pertama dimulai,” ujarnya.
Selain sebagai aktivitas olahraga, kegiatan senam bersama juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Rahmat mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para ibu-ibu yang telah mengajak kita untuk senam bersama. Kami sangat mendukung kegiatan ini. Insyaallah ke depan kita akan mencoba menghadirkan event yang bisa memberikan motivasi, misalnya kompetisi sederhana,” katanya.
Ia juga membuka peluang penyelenggaraan lomba dengan hadiah menarik guna meningkatkan semangat peserta. Rahmat berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin dengan jumlah peserta yang terus bertambah.
“Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini semakin berkembang. Kalau sekarang dua kali, ke depan bisa empat kali, dan terus bertambah hingga menular ke seluruh Indonesia,” tutupnya. (rn/*/pzv)













Komentar