Muhidi Tekankan Kepemimpinan Minangkabau di Hadapan OSIS SMK

Parlemen301 Dilihat

Pariaman, RANTUSIASME – puluhan pengurus OSIS dari berbagai SMK di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman mewarnai kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, di Aula SMK Negeri 2 Pariaman, Senin (21/7/2025). Kegiatan ini dipandang strategis dalam membentuk karakter dan semangat kepemimpinan sejak dini, sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan keimanan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Salah seorang peserta, Dian Ramadan dari SMK Negeri 2 Pariaman, mengaku termotivasi dengan pemaparan Ketua DPRD. Ia menyebut filosofi kepemimpinan Minangkabau yang disampaikan Muhidi memberikan perspektif baru tentang pentingnya melihat potensi orang lain dan menggalang kekuatan untuk kemajuan bersama. “Pesan Pak Muhidi soal pentingnya belajar bahasa asing juga membuat saya semakin semangat. Ini akan membuka peluang kami ke dunia yang lebih luas,” ujarnya.

Senada, peserta lain bernama Dina mengungkapkan harapannya untuk menjadi pemimpin perempuan yang menjunjung tinggi nilai adat dan agama. Menurutnya, LDK semacam ini bukan hanya penting untuk memperluas wawasan, tetapi juga membentuk mental kepemimpinan yang kokoh. “Semoga pelatihan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar,” ucapnya.

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga penyimpangan moral. Ia mengajak para peserta untuk membentengi diri dengan nilai-nilai agama dan memperbanyak ibadah sebagai landasan menjadi pemimpin yang kuat dan berintegritas.

“Pemimpin itu tidak boleh meremehkan potensi orang lain, apalagi memutus silaturahmi. Dalam kepemimpinan Minangkabau, semua kekuatan harus dirangkul,” tegas Muhidi. Ia juga mengingatkan pentingnya kembali pada nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, serta membekali diri dengan kecakapan bahasa asing seperti Inggris atau Jerman agar mampu bersaing di tingkat global.

Muhidi menutup dengan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung kesuksesan anak-anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai moral dan keberanian untuk tampil menjadi pemimpin masa depan yang cerdas, religius, dan berbudaya. (rn/*/pzv)

Komentar