Muhidi Ajak Siswa SMK Sumbar Jadi Pemimpin Berakhlak dan Kompetitif Global

Parlemen288 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengingatkan bahwa masa depan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Ia menilai, pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki posisi strategis untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga mampu bersaing di panggung global.

Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di SMK Pertanian Pembangunan (SMK PP) Kota Padang, Selasa (12/8). Sebanyak 45 siswa perwakilan SMK se-Kota Padang—mulai dari SMK Kosgoro, SMK Nasional, hingga SMK Taruna—mengikuti kegiatan ini.

Muhidi menegaskan, pemimpin sejati bukanlah mereka yang memutuskan perkara secara sepihak, melainkan yang mengedepankan musyawarah dan mufakat.
“Orang Minang, khususnya calon pemimpin, tidak boleh memutuskan hubungan dengan orang lain. Jadilah pemimpin yang tetap diikuti meskipun ada perbedaan. Untuk itu, teruslah menuntut ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi persaingan global yang kian ketat.
“Sebagai siswa SMK, asahlah keterampilan, termasuk menguasai bahasa asing. Kemampuan ini akan membuka pintu kesempatan lebih luas, baik untuk melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun bersaing di dunia kerja internasional,” lanjutnya.

Menurut Muhidi, pelatihan kepemimpinan seperti LDK merupakan wadah pembentukan karakter yang kuat, sekaligus latihan manajemen konflik, keterampilan komunikasi, dan rasa percaya diri. Semua ini menjadi bekal penting untuk meraih cita-cita, mulai dari memimpin organisasi hingga menduduki jabatan kepala daerah atau gubernur.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Sumbar, Ariswan, yang turut hadir, melihat kegiatan ini sebagai pijakan awal bagi siswa menentukan arah masa depan.
“Tahap pertama LDK ini memberikan dasar kepemimpinan, sedangkan tahap kedua diarahkan untuk mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja atau berwirausaha,” jelasnya.

Ia berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini bukan sekadar untuk mengumpulkan teori.
“Praktikkan nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat, agar manfaatnya nyata,” ujarnya.

Dengan kombinasi akhlak yang kokoh, keterampilan teknis, dan penguasaan bahasa asing, generasi muda Sumbar diharapkan mampu tampil sebagai pemimpin visioner yang siap membawa daerah ini bersaing di tingkat nasional dan internasional. (rn/*/pzv)

Komentar