Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Oscar R.H. Siagian, meninjau langsung pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Padang Panjang sebagai tindak lanjut koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, Ahad (18/1/2026).
Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari pertemuan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, dengan Kemen PU beberapa waktu lalu, sekaligus untuk memastikan pemulihan layanan air minum pascabencana berjalan sesuai rencana.
Kedatangan Oscar disambut Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, Asisten Administrasi Umum Ade Nafrita Anas, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta manajemen Perumdam Tirta Serambi.
Rombongan meninjau sejumlah titik infrastruktur air minum, di antaranya pompa air Lubuk Mata Kucing, bak air baru di Bukit Surungan, serta SPAM Sungai Andok yang berada di Kelurahan Kampung Manggis.
Oscar menjelaskan, kunjungan lapangan tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni melakukan monitoring kegiatan pascabencana galodo 2024 yang dikerjakan pada 2025 di SPAM Lubuk Mata Kucing, serta meninjau penanganan dampak bencana yang terjadi pada akhir 2025 di SPAM Sungai Andok.
“Pertama, kita melakukan monitoring kegiatan pascabencana galodo 2024 yang dikerjakan pada 2025 di SPAM Lubuk Mata Kucing. Kedua, kita juga melihat pelaksanaan kegiatan pascabencana yang terjadi pada akhir 2025 di SPAM Sungai Andok,” ujarnya.
Ia menambahkan, peninjauan tersebut bertujuan melihat langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengembalikan fungsi SPAM Sungai Andok yang terdampak bencana pada November 2025 lalu.
“Selain itu, untuk SPAM Lubuk Mata Kucing, perlu dicek kembali sistem distribusi eksisting, apakah masih terdapat kebocoran atau tidak,” tambah Oscar.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Direktur Air Minum Kemen PU ke daerahnya sebagai bentuk tindak lanjut atas koordinasi yang telah dilakukan pemerintah kota.
“Mudah-mudahan ke depan pelayanan air minum di Padang Panjang semakin maksimal. Titik-titik kebocoran akan kami evaluasi agar pelayanan air minum bagi masyarakat semakin optimal,” tuturnya. (rn/*/Lala)










Komentar