Jelang Lebaran, Pasar Pusat Padang Panjang Ditata Lebih Tertib

News58 Dilihat

Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran di Kota Padang Panjang terus dimatangkan, mulai dari penataan kawasan pasar, pengaturan lalu lintas, hingga penyediaan fasilitas bagi para pemudik. Upaya tersebut dilakukan Pemerintah Kota Padang Panjang untuk memastikan kenyamanan masyarakat dan perantau yang pulang kampung merayakan Idulfitri.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, saat menjadi narasumber dalam program Padang TV yang dipandu Defri Mulyadi, Selasa (10/3/2026).

Salah satu fokus utama Pemko saat ini adalah penataan kawasan Pasar Pusat agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung. Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah kota melakukan penertiban parkir liar serta pedagang musiman nonkuliner yang sebelumnya berjualan di badan jalan dan menghambat akses menuju kawasan pasar.

“Kita mengimbau pedagang musiman agar tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan. Kita arahkan mereka masuk ke dalam area pasar dan memanfaatkan kios yang masih kosong,” ujar Hendri.

Pemerintah kota juga menyediakan fasilitas tambahan berupa lampu listrik bagi pedagang yang berjualan di dalam pasar agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih baik.

Menurut Hendri, dari hasil pemantauan di lapangan para pedagang mulai mematuhi aturan tersebut setelah dilakukan pendekatan secara persuasif.

“Alhamdulillah setelah kita datangi dan berdialog langsung, para pedagang sudah mulai tertib berjualan di dalam pasar,” katanya.

Selain penataan kawasan pasar, Pemko juga memantau stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Ia memastikan hingga saat ini harga berbagai komoditas relatif stabil dan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan barang.

Hendri menyebut Pasar Pusat Padang Panjang memiliki sejumlah komoditas unggulan, seperti daging segar serta berbagai jenis sayuran yang menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja.

Ia juga menyinggung penerapan sistem satu arah di kawasan pasar yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan kunjungan masyarakat ke pasar.

“Dulu akses orang dari luar daerah menuju pasar agak sulit, sekarang lebih tertib dan orang dari luar daerah juga lebih mudah datang. Dampaknya pasar kita semakin ramai,” ujarnya.

Dalam menghadapi arus mudik Lebaran, Pemko juga berkoordinasi dengan Polres Padang Panjang, Kodim 0307/Tanah Datar, serta Subdenpom I/1-3 Padang Panjang untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

Rencananya, sistem satu arah akan diberlakukan bagi kendaraan yang melintas di Padang Panjang pada 19–20 Maret serta 22–24 Maret 2026. Kebijakan tersebut terus disosialisasikan kepada masyarakat agar arus kendaraan selama masa mudik dapat berjalan lancar.

Selain pengaturan lalu lintas, pemerintah kota juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi pemudik, seperti posko kesehatan serta program masjid ramah mudik di sejumlah titik, di antaranya Masjid Nurul Huda Silaing Bawah, Masjid Nurul Iman, dan Masjid Taqwa Ngalau.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri juga menyinggung penanganan bencana alam yang sempat terjadi di Padang Panjang beberapa bulan lalu. Ia menyebut penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antara pemerintah kota bersama unsur Forkopimda serta berbagai pihak terkait.

Pemko bersama instansi terkait segera mendirikan posko tanggap darurat, membuka akses jalan yang sempat terputus, serta memastikan keselamatan masyarakat terdampak. Selain itu, pemerintah kota juga menyediakan fasilitas pengungsian hingga pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi korban.

“Minggu lalu enam unit hunian tetap bantuan dari Willie Salim dan Ustaz Derry Sulaiman sudah kita serahkan kepada korban banjir bandang,” ungkapnya.

Hendri menambahkan keberhasilan penanganan bencana tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak dan dukungan masyarakat.

“Kita berharap Padang Panjang semakin tertib, nyaman, dan ramai dikunjungi masyarakat untuk berbelanja maupun menikmati wisata kuliner. Mari bersama-sama menjaga alam agar kota kita terhindar dari bencana,” tutupnya. (rn/*/Lala)

Komentar