Padang, RANAHNEWS – Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang menyiapkan serangkaian diskusi publik untuk mendorong keterbukaan informasi di ibu kota Sumatera Barat. Agenda ini sekaligus menjadi rangkaian pelantikan pengurus PJKIP Padang masa bakti 2025–2027.
Ketua PJKIP Kota Padang, Yuliadi Chandra, menyebutkan diskusi perdana akan digelar Senin, 6 Oktober 2025, di Gedung Pertemuan Bagindo Azis Chan Youth Center. Kegiatan tersebut mengusung tema “Padang Informatif dan Komisi Informasi Kota Padang, Apakah Bisa?”. “Insya Allah, pembicara yang hadir antara lain Wali Kota Padang Fadly Amran, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumbar Musfi Yendra, serta Ketua Dewan Penasehat PJKIP Kota Padang Syamsu Rizal,” ujar Chandra pada Sabtu (20/9/2025).
Diskusi akan dimoderatori wartawan senior Sumbar, Novrianto Ucok, dan diikuti sekitar 120 peserta yang terdiri dari anggota Komisi III DPRD Kota Padang, kepala OPD mitra kerja, serta jurnalis dan aktivis peduli keterbukaan informasi. “Dari komunikasi kami dengan tim Wali Kota dan Ketua Komisi III DPRD, kegiatan ini sudah disepakati digelar pada 6 Oktober mendatang,” tambahnya.
PJKIP juga merencanakan empat diskusi publik hingga Desember 2025 dengan menghadirkan unsur Forkopimda, mulai dari wali kota, wakil wali kota, pimpinan DPRD, kepala kejaksaan negeri, kapolresta, hingga dandim. “Semua kegiatan ini bertujuan untuk memassifkan keterbukaan informasi publik di Kota Padang,” jelas Chandra.
Ia mengungkapkan, biaya operasional yang dibutuhkan untuk keseluruhan kegiatan mencapai Rp46.035.000. “Kami berharap dukungan dari masyarakat yang peduli keterbukaan informasi untuk membantu kelancaran program ini,” katanya.
Menurut Chandra, dukungan dari DPRD dan OPD cukup besar meski masih ada sebagian pihak yang belum menunjukkan kepedulian. “Alhamdulillah, sebagian besar anggota Komisi III DPRD Padang dan mitra kerja antusias. Hanya sebagian kecil yang belum peduli terhadap program ini,” pungkasnya. (rn/*/pzv)










Komentar