Eka Putra Jemput Bola Soal Pasar Serikat C

Ekonomi106 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali mengupayakan percepatan pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar. Upaya tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra dengan menemui Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal Shoffan Shofwan, di Jakarta, Selasa (13/1/2025).

Dalam audiensi yang berlangsung di Gedung Utama Kemendag RI, Eka Putra menyampaikan kembali usulan pembangunan Pasar Serikat C Batusangkar yang telah lama diajukan. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan kejelasan proses serta kendala yang menyebabkan rencana pembangunan pasar tradisional itu belum terealisasi.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa keberadaan pasar rakyat yang tertata dan representatif sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Pasar Serikat C Batusangkar memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat Kabupaten Tanah Datar.

“Pasar rakyat yang dikelola dengan baik akan memberi dampak langsung bagi perekonomian masyarakat. Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga tentang penguatan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan pedagang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan pasar tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki sarana dan prasarana, tetapi turut mendorong peningkatan kapasitas pedagang melalui pembinaan, penguatan kelembagaan pasar, serta integrasi dengan sistem perdagangan yang lebih luas.

“Dengan pendekatan itu, pasar rakyat tidak akan tertinggal oleh pasar modern, melainkan menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan mandiri,” kata Eka Putra.

Lebih lanjut, Eka Putra menyampaikan bahwa kedatangannya ke Kemendag RI merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi. Ia menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat peran pasar rakyat sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

“Pasar rakyat bukan hanya pusat transaksi, tetapi juga ruang sosial, budaya, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI Iqbal Shoffan Shofwan menjelaskan bahwa usulan pembangunan dan revitalisasi Pasar Serikat C Batusangkar sebenarnya telah masuk sejak 4 April 2019. Pada saat itu, Kemendag RI telah meneruskan usulan tersebut ke Kementerian PUPR.

“Namun kala itu, ada kajian teknis dari Pemerintah Daerah Tanah Datar yang belum masuk. Karena itu, saat ini perlu dilakukan peninjauan ulang,” jelas Iqbal.

Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanah Datar perlu kembali melengkapi dan meninjau dokumen teknis, seperti Detail Engineering Design (DED), Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL), serta Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL).

Iqbal juga menambahkan bahwa pada tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyurati Sekretariat Kabinet Deputi Bidang Perekonomian terkait usulan pembangunan dan revitalisasi pasar tersebut. Menurutnya, dari sisi administrasi dan surat-menyurat, dokumen yang dibutuhkan pada prinsipnya sudah lengkap.

Melalui program pembangunan pasar rakyat, Kemendag RI terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana perdagangan agar lebih layak, aman, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. Pasar Serikat C Batusangkar dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan pendapatan pedagang lokal di Kabupaten Tanah Datar. (rn/*/mat)

Komentar