Dukung Kelestarian Lingkungan, DPRD Sumbar Serahkan 10 Bentor ke Padang

Parlemen144 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kota Padang mendapat dukungan nyata dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman. Legislator dari Partai Gerindra itu menyerahkan sepuluh unit becak motor (bentor) kepada sepuluh kelompok bank sampah dan lembaga pengelola sampah (LPS) di halaman Kantor Camat Kuranji, Senin (10/11/2025).

Penyerahan bantuan dilakukan usai pembukaan acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Camat Kuranji. Dalam kegiatan itu, turut dibahas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sampah.

Evi Yandri mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dorongan agar masyarakat semakin berperan aktif dalam mengelola sampah di lingkungannya masing-masing.

“Kita sengaja melakukan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menyerahkan becak motor kepada kelompok bank sampah dan pengelola sampah tingkat kelurahan di Kota Padang,” ujar Evi Yandri.

Ia menegaskan, bantuan sepuluh unit bentor ini diprioritaskan bagi kelompok bank sampah yang sudah aktif beroperasi. Meski demikian, masih ada kelompok lain yang akan menerima bantuan serupa secara bertahap.

“Sepuluh becak motor ini diberikan kepada bank sampah yang menjadi prioritas. Selanjutnya akan ada lagi bantuan untuk kelompok yang belum mendapatkan,” jelas Evi.

Menurutnya, para penggiat bank sampah telah banyak berkontribusi membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan dan mengurangi volume sampah di kota. Namun, mereka masih menghadapi kendala pada sisi sarana dan prasarana operasional.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Andi Irwan, menjelaskan bahwa pemberian bentor ini difokuskan kepada kelompok yang sudah memiliki sistem pengelolaan sampah berjalan dan aktif.

“Kita utamakan kelompok yang sudah memiliki bank sampah dan telah aktif melakukan pengelolaan sampah,” ujar Andi.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Pada tahun 2024 lalu, sebanyak 17 unit bentor telah disalurkan, dan tahun ini kembali diberikan 10 unit tambahan.

“Tahun ini 10 bentor diserahkan karena keterbatasan anggaran, sementara tahun lalu ada 17 unit yang sudah terverifikasi,” tambahnya. (rn/*/pzv)

Komentar