BNPB, Tanah Datar Wabup Dampingi BNPB Tinjau Huntara Pascabencana

News116 Dilihat

Tanah Datar, Ranahnews.com — Percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana menjadi perhatian utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu mengemuka saat Sekretaris Utama BNPB, Rustian, meninjau langsung rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (7/1/2026), didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly.

Peninjauan diawali di lokasi rencana pembangunan Huntap di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan. Di lokasi ini, Rustian meminta pemerintah daerah bergerak cepat menyelesaikan proses pembebasan lahan agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyediakan lahan sekitar 1,8 hektare. Jika lahan untuk pembangunan 129 unit Huntap masih kurang, silakan buat surat ke Gubernur, nanti saya sampaikan. Paling tidak bisa diberikan tiga hektare lagi. Insyaallah bisa, karena ini untuk masyarakat,” ujar Rustian.

Ia juga menegaskan pentingnya kepastian data calon penerima manfaat, khususnya terkait kesediaan masyarakat menempati Huntap atau memilih relokasi mandiri.

“Sekali lagi, saya minta Pemda memastikan masyarakat yang mau dan memenuhi persyaratan untuk menetap di Huntap ini. Bagi yang tidak, akan kita fasilitasi relokasi mandiri, dengan catatan lahan hunian tidak bermasalah dan terbebas dari potensi bencana,” tegasnya.

Setelah itu, Rustian meninjau rencana pembangunan 23 unit Huntara di Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh. Ia meminta pembangunan dipercepat agar masyarakat terdampak bencana segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

“Alhamdulillah, lima unit Huntara telah selesai. Saya minta pembangunan dipercepat supaya masyarakat terdampak bencana terjamin kenyamanannya. Saya harap Huntara ini tuntas dalam dua atau tiga pekan ke depan,” katanya.

Hal senada disampaikan Rustian saat meninjau pembangunan 15 unit Huntara di sekitar Kantor Camat Batipuh Selatan. Ia berharap pembangunan segera dirampungkan agar dapat segera ditempati.

“Untuk pembangunan 15 unit Huntara di sini, tentu kita harapkan segera diselesaikan. Bagi masyarakat yang tidak memilih tinggal di Huntara, akan dibantu dengan uang kontrak sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat melalui BNPB terhadap penanganan pascabencana di daerahnya.

“Saat ini Tanah Datar memperoleh kuota 129 unit Huntap yang direncanakan dibangun di Rambatan. Namun, bagi masyarakat yang memilih relokasi mandiri juga akan difasilitasi, selama lahan yang digunakan tidak bermasalah,” kata Ahmad Fadly.

Ia menambahkan, sesuai arahan Sestama BNPB, bantuan juga akan diberikan kepada masyarakat dengan kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang.

“Saya berharap OPD terkait dapat memastikan keakuratan dan ketersediaan data yang dibutuhkan BNPB maupun kementerian terkait, sehingga pembangunan Huntap dan Huntara dapat segera terealisasi. Kenyamanan hidup, sosial, dan ekonomi masyarakat terdampak bencana menjadi tujuan utama agar mereka dapat kembali hidup lebih baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Sestama BNPB juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Peninjauan turut diikuti staf ahli BNPB, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar, Kepala Pelaksana BPBD, camat, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. (rn/*/mat)

Komentar