Paripurna HUT ke-24, Pemko Pariaman Paparkan Capaian Pembangunan Dua Tahun Terakhir

News19 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS.com – Capaian pembangunan dan indikator kesejahteraan masyarakat menjadi fokus penyampaian Pemerintah Kota Pariaman pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Pariaman. Berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Pariaman, Kamis (2/7/2026), sidang tersebut menjadi agenda pembuka rangkaian peringatan hari jadi daerah.

Dalam sidang itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama masa kepemimpinan Balad-Mulyadi sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Yota, sebagai daerah hasil pemekaran Kabupaten Padang Pariaman pada 2 Juli 2002, Kota Pariaman terus berupaya mengukuhkan diri sebagai kota otonom melalui pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa serta membuka akses pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.

“Selama lebih kurang dua tahun ini kami berdua Balad-Mulyadi sudah berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai tantangan dan pekerjaan rumah yang masih banyak lagi harus diselesaikan, dan secara bertahap kami juga sudah bisa menorehkan prestasi pembangunan yang kami lakukan selama ini dan itu semua juga tidak terlepas dari bantuan yang datang dari berbagai pihak,” ujar Yota.

Ia menyebutkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih Kota Pariaman, di antaranya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI pada 2025 dan 2026, predikat kota dengan inflasi terendah secara nasional dari Kemendagri, Penghargaan Nasional Layanan E-Purchasing dari Wakil Presiden RI, UI Green City Metric Award 2025, penghargaan Bunda PAUD dan Program Digitalisasi Pembelajaran dari Kemendikdasmen RI, Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Sulaman Kapalo Peniti Nareh dari Kementerian Hukum RI, serta UHC Awards 2026 kategori Madya.

Selain itu, Yota juga memaparkan sejumlah indikator makro daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman pada 2025 mencapai 3,46 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat sebesar 3,37 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 80,49 menjadi 81,27, angka kemiskinan turun dari 4,26 persen menjadi 3,83 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,32 persen menjadi 5,16 persen, sementara usia harapan hidup meningkat dari 74,37 tahun menjadi 74,62 tahun.

“Berbagai keberhasilan, baik tingkat nasional maupun regional yang telah kita raih selama dua tahun terakhir, adalah apresiasi atas berbagai keberhasilan pembangunan yang telah kita laksanakan di Kota Pariaman. Kesemua prestasi tersebut merupakan wujud komitmen kita dalam pencapaian RPJMD 2025–2030, yang tertuang ke dalam visi terwujudnya Pariaman Kota Wisata yang maju, kreatif, berbasis agama dan berbudaya,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Yota menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Kota Pariaman sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para pendiri kota, DPRD, aparatur pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, alim ulama, cendekiawan, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan Kota Tabuik.

Sidang Paripurna Istimewa dipimpin Ketua DPRD Kota Pariaman Muhajir Muslim dan dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Pariaman, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, serta jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (rn/*/pzv)

Komentar