Hutama Karya Percepat Pemulihan Jalan Nasional di Aceh dan Sumbar

News22 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS.com  – PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani kontrak pekerjaan penanganan tanggap darurat bencana alam untuk sejumlah ruas jalan nasional di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat, Kamis (2/7/2026). Penandatanganan kontrak tersebut menjadi langkah percepatan pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana agar akses transportasi dan distribusi logistik segera kembali normal.

Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Rapat Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta. Pekerjaan meliputi penanganan ruas Simpang Uning (batas Kota Takengon)–batas Aceh Tengah/Gayo Lues, batas Aceh Tengah/Gayo Lues–Blangkejeren–batas Gayo Lues/Aceh Tenggara, batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane, serta ruas Koto Mambang Balingka (Malalak) di Sumatera Barat.

Kontrak ditandatangani oleh Executive Vice President Divisi Infrastruktur 1 PT Hutama Karya, Arif Rahman, Direktur Utama Hutama Karya Infrastruktur Pulung Satyo Anggono, bersama para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yakni Rio Andika selaku PPK 1.2 Sumbar, Irvansyah Putra selaku PPK 3.4 BPJN Aceh, Jaya Yuliadi selaku PPK 3.5, dan Mulyadi selaku PPK 3.3.

Prosesi penandatanganan turut disaksikan Direktur Operasi I PT Hutama Karya Gunadi, Direktur Operasi II Hutama Karya Infrastruktur Tomi Herlambang, Direktur Jenderal Bina Marga, Plt. Direktur Pembangunan Jembatan Gatot Sukmara, Plt. Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Virdiawan, serta Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini.

Melalui penandatanganan kontrak tersebut, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan penanganan infrastruktur pascabencana di Aceh dan Sumatera Barat.

Perbaikan ruas-ruas jalan itu diharapkan dapat segera memulihkan akses transportasi, memperlancar distribusi logistik, serta menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Selain itu, pelaksanaan proyek juga diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur nasional dalam menghadapi dampak bencana pada masa mendatang. (rn/*/pzv)

Komentar