Evi Yandri: Jangan Malu Rehabilitasi Narkoba

Parlemen105 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Edukasi rehabilitasi penyalahgunaan narkoba menjadi pesan utama dalam Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, di Masjid Jabal Nur, Seberang Padang, Kota Padang, Selasa (24/2/2026) malam. Ia mengajak masyarakat tidak membiarkan pelaku tanpa penanganan dan mendorong rehabilitasi sebagai langkah pemulihan.

Dalam pertemuan tersebut, Evi turut menghadirkan pasien rehabilitasi narkoba yang telah menunjukkan perkembangan pemulihan untuk berbagi pengalaman sebelum dan sesudah menjalani rehabilitasi.

“Pada momen safari Ramadan ini saya mengajak masyarakat, kalau ada dunasanak atau anak, keluarga, kenalan yang menggunakan narkoba bawalah mereka untuk direhabilitasi,” ujarnya.

Ia menekankan masyarakat tidak perlu merasa malu, karena rehabilitasi penting agar pelaku dapat lepas dari ketergantungan sekaligus menekan angka penyalahgunaan narkoba di Sumbar.

Evi menyampaikan, ia mendirikan Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) sejak 2014 bersama rekan-rekannya, jauh sebelum menjadi anggota dewan. Yayasan tersebut bergerak di bidang rehabilitasi.

“Jadi bisa bapak ibu kalau ada yang mau direhabilitasi kabarkan ke ambo,” katanya.

Selain isu narkoba, Evi juga mengajak jamaah meramaikan masjid dan membiasakan anak-anak beraktivitas di lingkungan masjid.

“Saya lihat banyak masjid ini sepi. Anak-anak dibiarkan sibuk main HP di rumah. Mari kita ubah ini, ajarkan anak-anak dekat dengan masjid, biar itu menjadi pondasi agar jauh dari hal negatif, salah satunya narkoba,” paparnya.

Ia menambahkan, YPJI tidak hanya menangani pecandu narkoba, tetapi juga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Salah satu program yang ingin dicapai bersama Wakil Gubernur Vasko Ruseimy adalah mewujudkan zero pasung di Sumbar.

“Sudah banyak yang kami jemput dari berbagai kabupaten kota. Ada yang dirantai sudah belasan hingga puluhan tahun. Ada yang masih anak-anak sudah dirantai. Jadi kalau bapak ibu ada tahu di lingkungan tempat tinggal orang dirantai, boleh hubungi YPJI. Dirantai itu bukan tindakan manusiawi, ODGJ harus diobati, bukan dirantai,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Evi menyerahkan bantuan Rp50 juta untuk masjid dari Pemerintah Provinsi Sumbar. Ia juga memberikan hadiah kuis untuk anak-anak serta bantuan sembako kepada keluarga yang hadir lengkap di masjid.

“Ini tujuan saya agar anak-anak semangat datang ke masjid. Termasuk pula agar orang tua rajin ke masjid dengan membawa anak-anaknya. Mari kita ramaikan masjid di bulan Ramadan dan di bulan-bulan lainnya sepanjang tahun,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar