Investasi Rp2,2 Triliun, Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai Mulai Digagas

Pariwisata21 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Rencana pembangunan Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai dengan nilai investasi Rp2,2 triliun memasuki tahap awal setelah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama investasi dan pembangunan kawasan tersebut di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (11/6/2026).

Penandatanganan MoU disaksikan langsung Wali Kota Padang Fadly Amran. Kesepakatan ditandatangani oleh pemilik lahan Fauzi Bahar bersama Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana, Direktur PT Nusa Indah Permata Muhammad Yunus, dan Direktur PT Win Sekawan Utama Syafri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMPTSP Kota Padang Fauzan Ibnovi, Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat Luhur Budianda yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Fadly Amran menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen membuka peluang investasi seluas-luasnya dengan memberikan berbagai kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal di Kota Padang.

Menurutnya, investasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menekan angka pengangguran, serta membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kita mencatat selama tahun 2025 realisasi investasi, baik penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri, lebih kurang Rp4,5 triliun. Sektor hotel dan restoran menjadi salah satu penyumbang terbesar investasi di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mempersiapkan diri menjadi Kota Gastronomi melalui nominasi Kota Kreatif UNESCO. Status tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami mendukung penuh pembangunan kawasan wisata terpadu Padang Sarai ini dan berharap segera memasuki tahap groundbreaking. Pemerintah Kota Padang akan memberikan kemudahan investasi sesuai kebutuhan dan ketentuan peraturan daerah yang berlaku,” katanya.

Direktur PT Tasake Indo Service (DAP 69) Dede Mulyana menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Padang terhadap rencana investasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah mendukung investasi ini. Kami berharap pembangunan yang dirancang dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Padang,” ujar Dede.

Dede menjelaskan, PT Tasake Indo Service juga tengah mengembangkan kawasan wisata terpadu di Tasikmalaya yang mencakup berbagai fasilitas, termasuk rumah sakit dan kawasan perkantoran.

Sementara itu, Fauzi Bahar menyebut proyek yang direncanakan memiliki nilai investasi mencapai Rp2,2 triliun.

“Kami membutuhkan dukungan dari Bapak Wali Kota, baik berupa kemudahan perizinan maupun dukungan infrastruktur. Nilai investasi yang akan direalisasikan mencapai Rp2,2 triliun, meliputi pembangunan tiga hotel, lapangan golf, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya,” kata Fauzi Bahar. (rn/*/pzv)

Komentar