Pascabanjir, Pemko Padang Siapkan Rusunawa untuk Relokasi

News114 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Padang mengambil langkah mitigasi lanjutan pascabanjir dengan mengimbau warga yang berada di zona rawan untuk bersedia direlokasi sementara. Imbauan tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat memimpin gotong royong pembersihan pascabanjir di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Minggu (4/1/2026).

Langkah relokasi sementara dinilai penting mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari terakhir masih cukup tinggi sehingga berisiko menimbulkan banjir susulan.

“Kepada masyarakat yang saat ini berada dalam zona bahaya, kami minta sekali untuk relokasi sementara dulu. Karena laporan BMKG menunjukkan pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi beberapa hari terakhir ini,” ujar Fadly Amran.

Untuk mendukung langkah tersebut, Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan rumah susun sewa (Rusunawa) sebagai tempat relokasi sementara bagi warga terdampak banjir, khususnya di kawasan rawan seperti Kecamatan Nanggalo.

“Saat ini ada 10 unit yang tersedia untuk sementara. Kami juga sudah menginstruksikan Dinas Perkim untuk melakukan perbaikan yang diperlukan di unit-unit Rusunawa agar nyaman ditempati selama masa relokasi,” kata Fadly Amran.

Ia kembali mengimbau warga yang bermukim di wilayah rawan agar mengutamakan keselamatan dengan bersedia menempati Rusunawa hingga kondisi dinyatakan aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Padang, Raf Indria, membenarkan pihaknya telah menerima instruksi Wali Kota Padang terkait kesiapan Rusunawa bagi warga yang direlokasi sementara.

“Saat ini 10 unit sudah bisa ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan. Ke depan, perbaikan juga akan dilakukan pada unit-unit lain yang membutuhkan perhatian lebih,” ungkap Raf Indria.

Pemerintah Kota Padang berharap langkah relokasi sementara ini dapat meminimalkan risiko keselamatan warga sekaligus memberi ruang bagi upaya penanganan dampak banjir secara lebih optimal. (rn/*/pzv)

Komentar