Binpres KONI Sumbar Susun Peta Jalan Prestasi Menuju PON NTT–NTB 2028

Olahraga262 Dilihat

Padang, RANAHNEWS — Langkah KONI Sumatera Barat menuju PON 2028 mulai diarahkan dengan lebih terukur dan strategis. Setelah menutup kiprah di ajang PON Beladiri II 2025 Kudus, jajaran Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) langsung bergerak cepat melakukan evaluasi dan perumusan program pembinaan baru demi meningkatkan capaian prestasi pada PON berikutnya di NTT–NTB.

Dipimpin Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Dr. Sepri, tim Binpres menggelar serangkaian rapat pascakegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) atlet dan pelatih. Pada Jumat (31/1/2025), mereka kembali mengadakan pertemuan lanjutan di Kantor KONI Sumbar untuk mematangkan arah dan langkah strategis pembinaan atlet ke depan.

Rapat tersebut turut dihadiri Prof. Syahrial Bakhtiar, Dewan Penasehat KONI Sumbar sekaligus mantan ketua umum dua periode, yang memberikan pandangan dan rekomendasi untuk memperkuat sistem pembinaan prestasi di Ranah Minang.

Menurut Syahrial, pembinaan atlet tidak bisa berjalan efektif tanpa data dan evaluasi berkelanjutan. Ia menegaskan pentingnya sistem promosi dan degradasi yang objektif agar motivasi dan daya saing atlet tetap terjaga.
“Pembinaan atlet harus berbasis data dan evaluasi kinerja yang berkelanjutan. Sistem promosi dan degradasi atlet pelatda juga harus objektif agar motivasi dan daya saing tetap tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan prestasi tidak akan tercapai tanpa kolaborasi erat antara KONI Sumbar dan seluruh pengurus cabang olahraga.

“Tidak ada prestasi besar tanpa kerja sama yang kuat antara KONI dan cabang olahraga. Semua pihak harus bergerak dengan visi yang sama, fokus pada peningkatan kualitas atlet dan pelatih,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Sepri menjelaskan bahwa rapat tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi dan percepatan program kerja Bidang Binpres. Dalam prosesnya, pembahasan juga melibatkan Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Sumbar.

“Kami sedang memfinalisasi laporan Monev, menyusun sistem promosi-degradasi atlet pelatda 2026, serta merancang koordinasi dan verifikasi calon atlet binaan KONI Sumbar 2026. Semua ini bagian dari upaya menyiapkan fondasi kuat menuju PON 2028,” jelasnya.

Sepri menegaskan, seluruh langkah yang disusun berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, dan hasil nyata di lapangan. Ia menutup dengan optimisme bahwa kerja keras bersama ini akan melahirkan lompatan prestasi baru bagi Sumatera Barat.

“Target kita bukan hanya lolos, tapi juga berprestasi di PON 2028 nanti,” tegasnya. (rn/*/pzv)

Komentar