Wakil Wali Kota Pariaman Pimpin Apel Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025

Nasional396 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS — Semangat kebangsaan dan keislaman mewarnai peringatan Hari Santri Nasional ke-10 Tahun 2025 di Kota Pariaman. Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, hadir sebagai pembina apel yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, Desa Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Rabu (22/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Mulyadi membacakan pidato Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang menegaskan makna penting Hari Santri sebagai momentum refleksi peran pesantren dan santri dalam perjalanan bangsa. Tahun ini menjadi istimewa karena genap satu dekade sejak pemerintah menetapkan Hari Santri pada 2015.

“Kita tidak boleh lupa, jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah menjadi pusat pendidikan di Nusantara. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” ucap Mulyadi saat menyampaikan amanat tersebut.

Ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri tahun 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Tema ini, katanya, menggambarkan tekad santri untuk menjadi penggerak perubahan dan penjaga nilai-nilai kemerdekaan.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman. Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru, membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” tuturnya.

Dalam pesan penutup, Menteri Agama mengajak seluruh santri di Indonesia untuk terus berjuang dengan ilmu, akhlak, dan daya juang tinggi agar mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton. Mari kita kawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” pesan Nasaruddin Umar sebagaimana dibacakan oleh Mulyadi.

Usai apel, Kemenag Kota Pariaman menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang berbagai perlombaan olahraga tingkat pondok pesantren dan sekolah se-Kota Pariaman, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan kreativitas para santri. (rn/*/pzv)

Komentar