Rahmat Saleh: Polri Harus Adaptif dan Profesional di Era Digital

Parlemen453 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS – Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 menjadi momen refleksi penting bagi anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, dalam menyoroti peran strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia menilai Polri bukan sekadar penjaga ketertiban, tetapi juga pilar utama dalam menjaga sumber daya alam dan keadilan sosial di Indonesia.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/7/2025), Rahmat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Polri, seraya mendorong peningkatan profesionalisme dan integritas dalam pelayanan kepada masyarakat. “Selamat Hari Bhayangkara ke-79. Semoga Polri ke depan semakin profesional, memiliki integritas tinggi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia,” katanya.

Rahmat menekankan bahwa profesionalisme kepolisian tidak cukup diukur dari keterampilan teknis semata, tetapi juga dari komitmen moral dalam menegakkan hukum dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. “Tugas Polri sebagai garda terdepan penegakan hukum menuntut kepercayaan publik yang kuat dan konsistensi dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Sebagai anggota legislatif yang kini duduk di Komisi IV DPR RI, Rahmat turut menyoroti pentingnya peran Polri dalam menjaga sektor strategis seperti kehutanan dan pertanian. Ia menyebut keterlibatan Polri dalam mencegah konflik agraria dan perusakan lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keamanan nasional.

“Polri punya andil besar dalam pengamanan sektor pertanian dan kehutanan, terutama dalam pencegahan konflik dan penegakan hukum. Kita harap sinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya bisa terus diperkuat,” jelasnya.

Namun, Rahmat tak menutup mata terhadap tantangan yang masih dihadapi institusi kepolisian, seperti pelanggaran etik dan penggunaan kekuasaan yang berlebihan. Ia mendorong agar momentum Hari Bhayangkara menjadi titik awal pembenahan internal secara menyeluruh.

“Kita ingin Bhayangkara semakin transparan, humanis, dan berpihak kepada rakyat. Perubahan harus dimulai dari dalam,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi personel Polri secara merata di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil yang masih mengalami kesenjangan pelayanan hukum. Menurutnya, pemerataan akses keamanan dan keadilan menjadi bagian dari hak dasar warga negara.

“Masyarakat kini semakin kritis dan digitalisasi membuka ruang kontrol publik yang luas. Polri harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat,” kata Rahmat.

Menutup pernyataannya, ia kembali mengapresiasi dedikasi seluruh anggota kepolisian. “Polri Jaya. Semoga terus amanah dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Republik Indonesia,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar