Jakarta, RANAHNEWS.com — Transparansi kebijakan dan pelibatan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi ancaman krisis energi global yang berdampak luas terhadap perekonomian. Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, di Jakarta, terkait kondisi energi dunia yang dipengaruhi konflik geopolitik berkepanjangan.
Nevi menekankan pentingnya komunikasi publik yang jelas agar masyarakat memahami situasi tanpa menimbulkan kepanikan di tengah tekanan global yang belum mereda.
“Komitmen ini patut diapresiasi, namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana pemerintah mampu menghadirkan komunikasi publik yang transparan, sederhana, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah yang memastikan tidak akan menaikkan harga BBM hingga akhir tahun 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Menurutnya, strategi komunikasi menjadi faktor penting dalam mitigasi krisis energi, termasuk penyampaian terbuka mengenai penyebab gangguan pasokan global, dampaknya terhadap Indonesia, serta langkah yang telah dan akan diambil pemerintah.
Nevi menilai pelibatan berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh masyarakat, generasi muda, hingga influencer, diperlukan untuk mendorong kesadaran kolektif dalam penggunaan energi secara efisien.
Ia mengingatkan bahwa dampak konflik global terhadap sektor energi bersifat luas, mulai dari gangguan distribusi minyak dan gas, keterbatasan ekspor negara produsen, hingga fluktuasi harga energi yang berpotensi memicu kenaikan harga BBM, tarif listrik, dan biaya logistik.
“Efeknya memang tidak selalu langsung terlihat, tetapi dampaknya bisa sangat luas terhadap perekonomian nasional,” katanya.
Nevi menegaskan peran masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi situasi tersebut, dengan mendorong perubahan perilaku menuju penggunaan energi yang lebih hemat.
“Selama ini energi sering dianggap selalu tersedia. Padahal, energi itu terbatas dan memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Karena itu, ketahanan energi harus menjadi gerakan bersama,” tutupnya. (rn/*/pzv)














Komentar