36 Putra-Putri Terbaik Pariaman Ikuti Pusdiklat Paskibraka 2025

Pendidikan357 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Pariaman tahun 2025 resmi memulai pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) sebagai persiapan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80. Mereka adalah putra-putri terbaik dari berbagai SMA/SMK sederajat di Kota Pariaman yang telah melewati seleksi ketat tanpa intervensi.

Pusdiklat yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pariaman ini dibuka Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Aula Hotel Nan Tongga, Senin (11/8/2025). Hadir pula perwakilan Polres Pariaman, Dandim 0308, Kejaksaan Negeri Pariaman, pelatih, serta purna Paskibraka Kota Pariaman.

Wali Kota Yota Balad mengapresiasi para peserta terpilih yang disebutnya sebagai orang-orang pilihan dari ratusan pendaftar.

“Kami apresiasi ananda yang telah lulus seleksi, karena ini murni atas kemampuan dan bakat ananda semua, tanpa intervensi dari wali kota. Kalian adalah orang-orang pilihan bagi Pemko Pariaman,” ujarnya.

Ia menekankan, predikat sebagai calon Paskibraka menuntut peserta memiliki nilai lebih, baik dari sisi disiplin, etika, maupun sikap. Pasca pelatihan, mereka diharapkan menjadi teladan di sekolah dan lingkungannya. Menurutnya, Pusdiklat yang dilaksanakan di Camp Desa Bahagia dengan pola asuh, asih, dan asah bertujuan membentuk karakter, menanamkan nilai Pancasila, dan menumbuhkan rasa bangga kepada orang tua.

“Sebagai Paskibraka, tugas kalian bukan sekadar mengibarkan bendera, tetapi juga memahami perjuangan para pahlawan. Keberhasilan kalian nanti adalah keberhasilan para pelatih dan pembimbing yang telah membina dengan sepenuh hati,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Pariaman, Ferry Ferdian Bagindo Putra, menjelaskan bahwa peserta Pusdiklat terdiri dari 20 putra dan 16 putri yang akan mengikuti program intensif selama 20 hari, mulai 30 Juli hingga 18 Agustus 2025.

“Pusdiklat ini bertujuan membentuk sikap disiplin, menjunjung nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan, kesatuan, serta memperluas wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila,” terangnya.

Rangkaian pelatihan meliputi keterampilan baris-berbaris, formasi, serta pengibaran dan penurunan bendera merah putih yang berlangsung di Halaman Balaikota Pariaman sejak 30 Juni hingga 13 Agustus 2025. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi dari unsur Forkopimda dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengenai wawasan kebangsaan, kewarganegaraan, kewaspadaan, ketahanan nasional, dan pembinaan ideologi Pancasila pada 11–12 Agustus 2025.

Program pengasuhan selama Pusdiklat turut diberikan oleh pamong atau pendamping guna membentuk sikap mental dan perilaku yang tangguh. Kegiatan pembukaan diakhiri dengan pemasangan jaket secara simbolis kepada perwakilan peserta oleh Wali Kota Yota Balad, disaksikan seluruh tamu undangan. (rn/*/pzv)

Komentar