Kabupaten Solok, RANAHNEWS.com — Kunjungan Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kabupaten Solok ke berbagai wilayah terus dilakukan sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menghidupkan syiar Ramadhan di tengah masyarakat. Salah satu kunjungan dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Jorong Bancah Laweh, Nagari Rangkiang Luluih, Kecamatan Tigo Lurah, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I, bersama rombongan TSR Kabupaten Solok. Selain bersilaturahmi dengan jamaah, kegiatan juga diisi tausiyah keagamaan serta penyerahan bantuan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan masjid.
Wali Nagari Rangkiang Luluih, Abu Tasar, S.Sos, menyampaikan apresiasi atas kunjungan TSR Kabupaten Solok. Ia menyebut kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Nagari (BPN), serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata dari STAI Solok Nan Indah yang telah lebih dari 20 hari berada di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat bersama pemerintah nagari terus berupaya meningkatkan pembangunan fisik masjid sekaligus memperkuat kegiatan keagamaan selama Ramadhan.
“Kegiatan keagamaan terus kami dorong. Bahkan ada jamaah yang melaksanakan amalan 40 hari tanpa terputus di masjid ini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut, khususnya akses jalan Rimbo Data menuju Kapujan yang masih membutuhkan perhatian pembangunan, termasuk jembatan darurat yang saat ini digunakan masyarakat.
“Atas nama pemerintah nagari dan masyarakat, kami berharap perhatian dari Pemerintah Kabupaten Solok untuk membantu pembangunan akses tersebut,” katanya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok H. Candra mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir yang memiliki keutamaan besar.
“Dalam banyak referensi disebutkan bahwa satu malam ibadah di bulan Ramadhan nilainya setara dengan seribu bulan atau sekitar 83 tahun,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa esensi ibadah di bulan Ramadhan bukan sekadar waktu berpuasa, melainkan sejauh mana umat mampu meningkatkan amal kebaikan.
Candra juga mendorong masyarakat, terutama generasi muda, untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an dengan menargetkan minimal satu juz setiap hari selama bulan Ramadhan.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa saat ini banyak lembaga pendidikan maupun institusi yang memberikan apresiasi kepada para penghafal Al-Qur’an, baik melalui kuota penerimaan mahasiswa maupun peluang kerja.
Dalam tausiyahnya, Candra juga mengingatkan pentingnya ilmu dan amal dalam kehidupan manusia.
“Manusia menjadi mulia karena memiliki ruh. Ruh menjadi mulia karena adanya ilmu. Ilmu akan memuliakan manusia jika diamalkan, dan amal akan bernilai tinggi jika dilakukan dengan ikhlas,” ujarnya.
Ia menambahkan Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga dihafal, ditadabburi, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut ditutup dengan penyerahan secara simbolis bantuan Pemerintah Kabupaten Solok sebesar Rp25.000.000 untuk Masjid Nurul Iman Bancah Laweh, serta pemberian apresiasi kepada jamaah lansia dalam kelompok jamaah 40 hari. (E_J)














Komentar