Solok Gagas Program Susu Gratis, Gandeng Peternak Lokal untuk Sehatkan Anak Sekolah

News, Pendidikan301 Dilihat

Kabupaten Solok, RANAHNEWS – Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah melalui rencana peluncuran program susu gratis. Wakil Bupati Solok, H. Candra, berdiskusi langsung dengan pemilik Sirukam Dairy Farm, Budi, guna membahas langkah awal realisasi program tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati pada Rabu (9/4/2025) ini menandai sinergi antara pemerintah daerah dan sektor peternakan lokal demi mendukung pertumbuhan anak-anak sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurut Wabup H. Candra, program susu gratis bukan hanya sekadar intervensi gizi bagi anak sekolah, tetapi juga bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang menyasar sektor peternakan lokal.

“Selain manfaat langsung bagi kesehatan anak-anak, program ini akan menjadi dukungan nyata bagi peternak lokal. Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan nutrisi berkualitas dan peternak mendapat pasar yang berkelanjutan,” ujar H. Candra.

Ia menegaskan bahwa asupan susu segar yang mengandung kalsium dan protein sangat penting bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak usia sekolah. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pelaku usaha lokal seperti Sirukam Dairy Farm menjadi langkah strategis untuk memastikan keberhasilan program.

Pemilik Sirukam Dairy Farm, Budi, menyambut baik inisiatif pemerintah daerah tersebut. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh penyediaan susu segar berkualitas bagi siswa-siswi di Kabupaten Solok.

“Kerja sama ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk masa depan generasi muda. Kami akan berupaya menjaga mutu, keterjangkauan harga, dan juga memperhatikan kesejahteraan peternak lokal,” ujar Budi.

Diskusi ini menjadi awal dari perencanaan program susu gratis yang dirancang untuk segera diterapkan di berbagai sekolah di Kabupaten Solok. Diharapkan program ini akan memberi dampak jangka panjang terhadap kualitas kesehatan, pendidikan, serta ekonomi masyarakat setempat. (E_J)

Komentar