Revitalisasi Terminal Jati Pariaman Dimulai 2025, DPR Minta Percepatan

Nasional470 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Revitalisasi Terminal Jati Kota Pariaman akhirnya segera dimulai pada 2025, setelah bertahun-tahun mangkrak tanpa perbaikan berarti. Terminal yang sejak 2021 berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan itu kini dipastikan mendapat alokasi anggaran Rp1,7 miliar.

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Zigo Rolanda, meninjau langsung kondisi Terminal Jati pada Selasa, 30 September 2025. Ia menyebut kerusakan yang dibiarkan selama empat tahun terakhir telah menurunkan kualitas pelayanan bagi penumpang. Infrastruktur dasar yang semestinya menjamin kenyamanan dan keamanan sudah tak lagi memadai.

Dalam rapat dengan Kementerian Perhubungan pada Agustus lalu, Komisi V DPR mengusulkan revitalisasi tiga terminal di Sumatera Barat: Terminal Jati Pariaman, Terminal Bareh Solok, dan Terminal Kiliran Jao. Dari ketiga usulan tersebut, baru Terminal Jati yang dipastikan akan direvitalisasi tahun ini.

Zigo Rolanda mengapresiasi keputusan tersebut dan meminta agar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Barat segera mempercepat pelaksanaan pekerjaan.

“Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini, sehingga kualitas pelayanan di Terminal Jati dapat meningkat dan masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Zigo.

Ia menegaskan, kehadiran terminal yang layak akan meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus mendukung kelancaran transportasi darat di Pariaman dan sekitarnya.

Dengan perbaikan yang dilakukan, Terminal Jati diharapkan dapat kembali berfungsi optimal, menjadi terminal yang modern dan nyaman, serta memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Revitalisasi ini juga diproyeksikan menjadi contoh bagi terminal lain di Sumatera Barat yang membutuhkan perhatian serupa. (rn/*/pzv)

Komentar