Ranwal RKPD 2027 Padang Fokus Kota Pintar Sehat

Politik91 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Arah pembangunan Kota Padang menuju 2027 mulai dimatangkan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Forum yang digelar di Aula Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (2/3/2025), menegaskan fokus pada penguatan visi kota pintar dan kota sehat.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengajak seluruh pemangku kepentingan bersinergi menjalankan delapan misi dan sembilan program unggulan demi mewujudkan kejayaan Kota Padang. Ia menekankan, konsep kota pintar dan kota sehat harus diwujudkan dengan standar terukur serta peta jalan yang jelas.

“Dua indikator utama ini (kota pintar dan sehat) tidak cukup hanya menjadi slogan. Kita harus menetapkan standar yang tinggi, terukur, dan memiliki roadmap yang jelas,” tegasnya.

Komitmen tersebut, lanjutnya, ditunjukkan melalui peningkatan alokasi anggaran program unggulan. Pemerintah Kota Padang menaikkan anggaran menjadi Rp365,14 miliar pada 2026 dari Rp265,01 miliar pada 2025, atau bertambah Rp100,12 miliar.

“Tahun 2025 merupakan fase pondasi utama dalam mewujudkan visi kejayaan Kota Padang, 2026 tahap penguatan, dan tahun 2027 menjadi momentum pembuktian visi besar pembangunan Kota Padang yang ingin menjadi kota pintar dan kota sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencapaian kota pintar dan sehat harus ditopang indikator makro pembangunan daerah, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, penurunan angka kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan pengeluaran per kapita.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Padang, Muharlion, menegaskan visi pembangunan Kota Padang sebagai kota juara memerlukan pondasi fiskal yang kuat. Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah harus berkolaborasi dan mengoptimalkan potensi pendapatan di sektor masing-masing.

“Seluruh OPD harus berkolaborasi, menggali potensi, dan mendorong optimalisasi pendapatan di sektor masing-masing. Pada tahun 2026, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah ditetapkan lebih dari Rp1 triliun. Maka pada tahun 2027, target tersebut harus meningkat. Karena tanpa peningkatan pendapatan, berbagai program unggulan Wali Kota tidak akan dapat berjalan secara optimal,” tegasnya.

Forum tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram, Bappeda Sumbar, akademisi, pemangku kepentingan, serta para asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (rn/*/pzv)

Komentar