Rahmat Saleh Tegaskan Peran Guru Tak Tergantikan oleh AI

Pendidikan18 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS.com — Peran guru dalam membentuk karakter dan nilai kehidupan siswa ditegaskan tetap tidak tergantikan di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI). Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh saat menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (4/5/2026).

Dalam amanatnya, Rahmat menekankan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan fungsi mendasar guru dalam membangun moral, etika, dan integritas generasi muda.

“Ada aspek yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu nilai moral dan etika. Peran guru dalam membentuk karakter, membangun integritas, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan tetap menjadi fondasi utama dalam pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kecerdasan emosional dan kepemimpinan sebagai kekuatan utama yang tidak dimiliki teknologi.

“Emosional dan leadership adalah kekuatan manusia yang autentik. Ini yang akan membentuk siswa menjadi pemimpin masa depan dan mampu menduduki posisi strategis dalam memimpin bangsa,” tegasnya.

Rahmat menyebut tantangan generasi muda semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi, sehingga dibutuhkan kemampuan berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif.

“Untuk menaklukkan visi Indonesia Emas 2045, kekuatan intelegensia menjadi catatan utama. Generasi muda harus memiliki kapasitas berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi capaian siswa SMA Negeri 3 Painan, di mana 58 persen dari total siswa eligible berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu bersaing secara nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras siswa, peran guru, serta dukungan lingkungan pendidikan yang baik,” katanya.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa lain sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter. (rn/*/pzv)

Komentar