Rahmat Saleh Bantu Korban Kebakaran dan Serap Aspirasi Warga Pessel

Parlemen431 Dilihat

Pesisir Selatan, RANAHNEWS – Kehadiran Anggota Komisi II DPR RI, Rahmat Saleh, di Kampung Sungai Kuyung, Nagari Indepura Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (25/5/2025), tidak hanya menjadi simbol kepedulian atas musibah kebakaran yang menimpa seorang warga, tetapi juga momentum mendengar langsung suara masyarakat dari pelosok nagari.

Kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik tersebut menghanguskan rumah dan kendaraan milik Dewana. Meski musibah itu sudah berlalu, kepedulian masih terus mengalir. Rahmat datang membawa bantuan langsung kepada korban, sembari menyampaikan harapan agar bantuan tersebut bisa meringankan beban yang ditanggung.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tapi semoga bisa sedikit mengurangi duka dan memberikan harapan,” ujarnya.

Namun, kunjungan itu bukan sebatas penyerahan bantuan. Rahmat turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan warga dan menyerap berbagai keluhan terkait kondisi infrastruktur, pertanian, pendidikan, dan layanan sosial.

“Banyak hal yang disampaikan masyarakat. Ini harus menjadi catatan penting. Akses pendidikan, rumah ibadah, dan bantuan sosial adalah kebutuhan yang mendesak,” kata Rahmat dengan tegas.

Ia menyebutkan bahwa keberadaannya di parlemen tidak akan berarti tanpa mendengar langsung aspirasi rakyat. Menurutnya, keputusan dan kebijakan pusat harus lahir dari realitas masyarakat di lapangan.

Tak hanya itu, ia juga meninjau Masjid Nurul Yaqin, satu-satunya masjid di kawasan tersebut. Ia melihat langsung kondisinya yang memerlukan perhatian dan berjanji akan mencarikan solusi agar rumah ibadah tersebut mendapat bantuan.

“Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tapi juga pusat kebersamaan. Tempat inilah denyut kehidupan masyarakat berpusat,” katanya.

Rahmat menegaskan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan di Kampung Sungai Kuyung dan wilayah sekitar. Ia berharap kerja sama antara masyarakat, pemerintah nagari, dan pihak legislatif dapat mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.

“Kita ingin memastikan tak ada kampung yang tertinggal. Setiap suara dari daerah harus terdengar hingga ke pusat,” tutupnya. (rn/*/pzv)

Komentar