Perjalanan Darat Sambo Sumbar Berbuah Medali di PON 2025 Kudus

Olahraga254 Dilihat

Kudus, RANAHNEWS — Perjalanan panjang dan penuh perjuangan kontingen Sambo Sumatera Barat di ajang PON Beladiri 2025 berbuah manis. Dua atletnya, Rahmat Hidayat dan M. Machio Verdo, masing-masing berhasil mempersembahkan medali perunggu pada laga yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, Senin (20/10/2025).

Rahmat turun di kelas 78 kg combat putra, sementara Machio berjuang di kelas 89 kg sport putra. Keduanya tampil tangguh menghadapi lawan-lawan berat dan menambah daftar prestasi membanggakan bagi Sumatera Barat.

Sebelumnya, cabang sambo Sumbar juga telah mengantongi satu medali emas dari Yusril Mahendra yang menang dramatis atas atlet Kalimantan Timur, satu perunggu dari Listiana di nomor putri, serta satu perak dari nomor lainnya. Dengan tambahan dua perunggu kali ini, total raihan tim sambo Sumbar mencapai lima medali: satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Pelatih tim Sambo Sumbar, Hendri Gusman Dharma, mengungkapkan rasa syukur atas capaian para atlet yang menurutnya tidak hanya berjuang di atas matras, tetapi juga dalam proses panjang sebelum pertandingan.

“Alhamdulillah, anak-anak tampil luar biasa. Kami bangga dengan semangat mereka. Semoga besok masih ada tambahan medali lagi untuk Sumbar,” ujar Hendri penuh harap.

Namun di balik capaian itu, tersimpan kisah menarik tentang keteguhan dan strategi cerdas yang diterapkan tim. Hendri memutuskan membawa seluruh atlet menempuh perjalanan darat dari Sumatera Barat menuju Kudus — sebuah langkah yang tidak biasa dalam kontingen olahraga modern.

Alih-alih menganggap perjalanan panjang itu sebagai beban, Hendri menjadikannya sarana pembentukan karakter dan kebersamaan. Ia menanamkan konsep sport tourism agar setiap kilometer perjalanan menjadi bagian dari proses mental dan motivasi tim.

Strategi ini terbukti efektif. Para atlet justru menikmati setiap persinggahan di Palembang dan Jakarta, menjadikan perjalanan itu pengalaman berharga yang memperkuat mental mereka menghadapi kerasnya arena pertandingan.

Dari jalanan panjang lintas pulau hingga podium kemenangan, tim Sambo Sumbar menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari latihan keras, tetapi juga dari semangat, kebersamaan, dan cara pandang yang kreatif terhadap setiap tantangan. (rn/*/pzv)

Komentar