Nevi Zuairina Desak Pemerataan Listrik dan Internet di Papua Barat Daya

Parlemen332 Dilihat

Papua, RANAHNEWS – Kunjungan kerja Hj. Nevi Zuairina ke Papua Barat Daya menjadi sorotan ketika ia secara tegas menyoroti ketimpangan pembangunan yang masih terjadi di wilayah timur Indonesia. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS ini menilai, kebutuhan dasar masyarakat seperti akses ekonomi, listrik, dan telekomunikasi belum terpenuhi secara adil, khususnya di Kota Sorong dan sekitarnya.

“Papua Barat Daya adalah bagian utuh dari republik ini. Namun hingga hari ini, kita masih melihat biaya logistik yang sangat tinggi, harga BBM yang belum sepenuhnya merata, serta hasil pertanian dan perikanan masyarakat yang sulit dipasarkan karena tidak tersedianya fasilitas penyimpanan dan distribusi,” ujar Nevi dalam pertemuan bersama mitra BUMN dan kementerian terkait, saat masa reses di Kota Sorong.

Politisi asal Sumatra Barat ini juga mengkritisi rendahnya rasio elektrifikasi di kampung-kampung sekitar Sorong yang belum mencapai 80 persen. Padahal, pemerintah telah menyalurkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp10 triliun untuk perluasan jaringan listrik nasional. Ia mendorong agar PLN mempercepat realisasi pembangkit berbasis energi baru terbarukan, seperti PLTS dan PLTA, terutama di lahan bekas tambang yang dapat difungsikan sebagai waduk buatan.

Tidak hanya itu, Nevi turut menyoroti masalah serius di sektor digital. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap pemutusan jaringan tower di Sorong Selatan serta meningkatnya kasus pencurian kabel tembaga, yang berdampak langsung pada hilangnya konektivitas di puluhan kampung. “Kejahatan ini bukan hanya mengganggu komunikasi, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” jelas Nevi. Ia mendorong Telkom dan Telkomsel meningkatkan sistem keamanan jaringan dan percepatan pemulihan konektivitas jika terjadi gangguan.

Ia menutup kunjungannya dengan menegaskan pentingnya sinergi lintas BUMN agar program pembangunan tidak sekadar menjadi simbol seremonial. “Kami di Fraksi PKS ingin melihat perubahan nyata. Masyarakat Papua Barat Daya harus bisa merasakan hadirnya negara melalui pelayanan dasar yang adil dan merata,” tegas Nevi Zuairina. (rn/*/pzv)

Komentar