Koperasi Merah Putih Diluncurkan, Fadly Serukan Pembinaan Serius

Ekonomi316 Dilihat

Padang, RANAHNEWS – Gerakan besar untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi resmi diluncurkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara virtual, Senin (21/7/2025). Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), turut menghadiri peluncuran nasional Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang.

Acara yang disiarkan langsung dari Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini menandai dimulainya pendampingan dan penguatan 80.081 koperasi di seluruh Indonesia. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa koperasi adalah jalan menuju kemandirian ekonomi nasional yang berangkat dari semangat gotong royong masyarakat.

“Koperasi ekonomi lahir dari semangat kegotongroyongan yang ditujukan bagi mereka yang lemah secara ekonomi agar bisa bangkit bersama. Ibarat satu lidi yang lemah tidak bisa menyapu, tapi apabila disatukan, akan menjadi kuat dan bermanfaat,” ucap Presiden Prabowo.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa koperasi ini akan menjalankan berbagai usaha konkret berbasis desa, mulai dari gerai sembako, outlet LPG, hingga unit simpan pinjam digital.

“Koperasi ini didampingi untuk menjalankan usaha-usaha konkret, seperti gerai Sembako, outlet LPG 3 kg, klinik atau apotek desa, gudang dan alat pengering padi/jagung, unit simpan pinjam berbasis digital, sarana logistik desa, dan lainnya,” jelas Zulkifli Hasan.

Menanggapi arahan Presiden, Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan kesiapan daerahnya untuk menindaklanjuti pembinaan koperasi secara konkret dan terukur. Ia mengajak seluruh jajaran Forkopimda, BUMN/BUMD, serta pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam mendukung koperasi Merah Putih di Kota Padang.

“Kita telah mendengarkan bersama arahan dari Bapak Presiden. Namun saya ingin menekankan agar kita semua dapat membina koperasi-koperasi Merah Putih yang telah di-launching pada 17 Juli 2025 lalu,” kata Fadly.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan dan pendampingan bagi pelaku koperasi, terutama dalam pengelolaan keuangan dan tata kelola kelembagaan agar koperasi bisa berkembang secara berkelanjutan.

“Tidak semua pelaku koperasi memiliki jiwa kewirausahaan. Karena itu, mereka perlu pendampingan dalam mengelola anggaran dan tata kelola yang baik. Jika nantinya mereka menerima anggaran dalam jumlah besar, tentu dibutuhkan pemahaman tentang efisiensi anggaran, tata kelola keuangan, serta pembukuan yang akuntabel. Ini sangat penting,” tegas Fadly Amran. (rn/*/pzv)

Komentar