Karateka Putra Sumbar Gagal, Harapan Medali Kini pada Srikandi Kumite

Olahraga277 Dilihat

Kudus, RANAHNEWS – Harapan kontingen Sumatera Barat untuk meraih medali pada cabang olahraga karate Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II 2025 di Kudus kembali tertunda. Dua karateka putra yang tampil pada hari kedua, Jumat (24/10/2025), belum mampu menembus podium.

Fadli Sepriyadi yang turun di nomor kumite kelas +84 kg putra tampil menjanjikan hingga babak semifinal, namun harus mengakui keunggulan karateka tuan rumah, Jawa Tengah. Kesempatannya untuk membawa pulang perunggu juga pupus setelah kalah dalam laga repechage melawan wakil Riau.

Nasib serupa dialami Farhan Al Amin di kelas -67 kg putra. Ia terhenti di babak kedua setelah dikalahkan atlet asal Banten.

Pelatih tim karate Sumbar, Rio Fernando, menyebut hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.

“Anak-anak sudah tampil maksimal, tetapi lawan yang dihadapi sangat berat. Ini akan kami jadikan evaluasi agar besok mereka tampil lebih fokus dan percaya diri,” ujar Rio di Kudus.

Meski gagal pada dua nomor, peluang medali bagi kontingen Ranah Minang belum sepenuhnya tertutup. Pada hari ketiga, Sabtu (25/10/2025), tiga karateka putri akan turun di nomor kumite, yaitu Aulia Safitri di kelas -50 kg melawan Papua Barat, Aulia Delfa di kelas -68 kg menghadapi pemenang antara Papua dan Aceh, serta Zahratus Syifa di kelas -55 kg yang berhadapan dengan Aceh.

Rio menilai, peluang terbesar datang dari dua nama andalan: Aulia Safitri dan Zahratus Syifa.

“Aulia pernah meraih perunggu di Kejurnas FORKI 2025 di Riau, sementara Zahratus Syifa merupakan peraih emas Kejuaraan Dunia SKIF 2024 di Thailand. Kami optimis keduanya bisa memberikan hasil terbaik untuk Sumbar,” tutur Rio yang diamini pelatih lainnya, Rino Marzuki dan Andi.

Secara keseluruhan, tim karate Sumbar menurunkan sepuluh atlet, masing-masing lima putra dan lima putri, dalam ajang PON Beladiri II 2025 di Kudus. Kontingen kini menaruh harapan pada kiprah srikandi karateka untuk menjaga asa medali bagi Ranah Minang. (rn/*/pzv)

Komentar