Kapolri Renovasi Rumah Janda Lansia Sebatang Kara

Nasional139 Dilihat

Serang, RANAHNEWS.com — Kepedulian terhadap warga rentan kembali ditunjukkan melalui Program Bedah Rumah yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia. Program tersebut menyentuh kehidupan Marsah, atau yang akrab disapa Mbah Marsah, seorang janda lansia dhuafa berusia 75 tahun yang hidup sebatang kara di Kampung Tubui, Desa Waringinkurung, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang.

Selama bertahun-tahun, Mbah Marsah menempati rumah tidak layak huni tanpa aliran listrik mandiri dan harus bergantung pada penerangan tetangga. Kini, kondisi tersebut berubah setelah rumahnya dibedah dan direnovasi, sekaligus dipasangi sambungan listrik PLN secara mandiri.

Raut kebahagiaan tampak jelas dari wajah Mbah Marsah saat menerima rumahnya yang telah layak huni. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Terima kasih Bapak Kapolri, matur sembah nuwun. Mugi-mugi panjenengan sehat lan diparingi keberkahan,” tutur Mbah Marsah, Minggu (28/12).

Warga setempat menyebutkan bahwa Mbah Marsah merupakan lansia dhuafa yang tidak memiliki sanak saudara serta tidak bisa membaca dan menulis sejak kecil. Selama ini, ia hidup sendiri dengan keterbatasan ekonomi dan fasilitas dasar.

Sahroni (51), tetangga dekat sekaligus perwakilan warga Kampung Tubui, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolri terhadap kondisi Mbah Marsah.

“Kami mewakili warga Kampung Tubui Desa Waringinkurung mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas perhatiannya kepada Mbah Marsah. Beliau hidup sebatang kara dan tidak bisa baca tulis sejak kecil. Usianya sudah 75 tahun,” ungkap Sahroni.

Ia menambahkan, selain renovasi rumah dan pemasangan listrik, program tersebut juga mencakup pembangunan sumur bor atau penyediaan mesin air, sehingga Mbah Marsah tidak lagi bergantung pada tetangga untuk kebutuhan air sehari-hari.

Serah terima kunci rumah Mbah Marsah dilaksanakan secara sederhana pada Minggu, 28 Desember 2025, dan disaksikan Ketua RT, Ketua RW, serta warga setempat. Selama proses pembangunan berlangsung, Mbah Marsah sempat dikontrakkan hingga rumahnya selesai dibangun. (rn/*/pzv)

Komentar