Padang Panjang, RANAHNEWS.com — Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai-Balai, menjadi pusat pembinaan keagamaan dan kepedulian sosial melalui pelaksanaan kegiatan Subuh Mubarakah yang digelar Pemerintah Kota Padang Panjang, Ahad (18/1/2026). Kegiatan ini diikuti jemaah Salat Subuh berjemaah dan dirangkai dengan tausiyah keagamaan serta penyaluran bantuan sosial.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis yang diwakili Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Nurul Amri dan jemaah yang secara konsisten menghidupkan kegiatan Subuh Mubarakah sebagai bagian dari penguatan karakter religius masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter umat dan aktivitas sosial keagamaan.
“Subuh Mubarakah bukan sekadar kegiatan ibadah, tetapi juga sarana membangun kebiasaan baik. Dengan membiasakan salat Subuh berjemaah, kita menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Allex Saputra.
Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah agama oleh Ustaz Muhammad Arif Tuanku Bandaro Sati yang mengingatkan jemaah akan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Dalam ceramahnya, Ustaz Arif menjelaskan bahwa salat memiliki peran penting dalam membentuk akhlak seseorang dan menjaga manusia dari perbuatan tercela.
“Salat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana membersihkan hati dan memperbaiki perilaku. Jika salat terjaga, maka Allah akan menjauhkan manusia dari perbuatan dan sifat-sifat yang tercela,” tuturnya.
Selain pelaksanaan ibadah dan tausiyah, Masjid Nurul Amri juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Sebanyak empat anak yatim menerima bantuan uang tunai masing-masing Rp3 juta, sementara 39 orang duafa menerima paket sembako berisi minyak goreng, beras, dan telur.
Melalui kegiatan Subuh Mubarakah, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, ulama, pengurus masjid, dan masyarakat dalam mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang religius, aman, damai, dan penuh keberkahan. (rn/*/pzv)










Komentar