Gebyar Mutiara Minang 2026, Ratusan Anak Tampilkan Tari Tradisional

Ragam178 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Ratusan penari anak dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat meramaikan Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat “Gebyar Mutiara Minang” Tahun 2026 yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu–Minggu (10–11/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya Minangkabau sejak usia dini.

Festival yang dirangkai dengan Lomba Tari Minang se-Sumbar tersebut diinisiasi Sanggar Tari Mutiara Minang dan diikuti ratusan grup seni dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Beragam tari tradisional Minangkabau dan tari kreasi berbasis adat ditampilkan sepanjang kegiatan.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival seni budaya anak tersebut. Menurutnya, seni tari tradisional memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan penguatan jati diri budaya generasi muda.

“Seni tari tradisional bukan sekadar pertunjukan, tetapi sarana pendidikan karakter dan penanaman jati diri budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Minangkabau di tengah kuatnya arus globalisasi,” ujar Fadly Amran.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung pengembangan seni dan budaya, khususnya yang melibatkan anak-anak dan generasi muda. Sebagai ibu kota provinsi, Padang dinilai memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan Minangkabau.

“Pemko Padang akan terus mendorong kegiatan seni budaya melalui pembinaan dan penyediaan ruang ekspresi bagi anak-anak serta pelaku seni. Ini merupakan implementasi Program Padang Balomba sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Juara,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang, Wahyu Hidayat, selaku Pembina Sanggar Tari Mutiara Minang, menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Padang dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang serta para sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga festival ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap Wahyu Hidayat.

Ia menjelaskan, festival ini diikuti peserta dari berbagai sanggar tari di Sumatera Barat, dengan 145 peserta berasal dari Sanggar Tari Mutiara Minang. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pengembangan kreativitas anak.

“Festival ini bertujuan mempererat silaturahmi antarsanggar, meningkatkan kreativitas anak, serta menggali potensi seni budaya daerah yang berlandaskan nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” jelasnya. (rn/*/pzv)

Komentar