Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Ribuan jamaah memadati Masjid Agung Dharmasraya saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang dihadiri Bupati Dharmasraya bersama Wakil Bupati , Rabu (27/05/2026). Pada kesempatan itu, pemerintah daerah mencatat jumlah hewan kurban tahun 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Pelaksanaan Shalat Idul Adha berlangsung khidmat dan dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Dharmasraya. Hadir pula unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dan Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya Indra Gunawan.
Turut hadir Sekretaris Daerah Medison, Kepala Kantor Kementerian Agama H. Masdan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Hamid Arwani, kepala OPD, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, hingga generasi muda.
Bertindak sebagai imam Shalat Id Ustad Dolizal Putra yang juga Imam Besar Masjid Agung Dharmasraya serta qari nasional.
Sebelum pelaksanaan Shalat Id, Annisa Suci Ramadhani menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha kepada masyarakat Dharmasraya sekaligus mengajak menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat iman, ketakwaan, dan silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.
Ia mengatakan semangat pengorbanan dan keikhlasan keluarga Nabi Ibrahim AS menjadi teladan penting dalam membangun kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong demi kemajuan daerah.
Dalam kesempatan itu, Annisa juga menyampaikan jumlah hewan kurban di Kabupaten Dharmasraya tahun 2026 mencapai 1.338 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 1.211 sapi, 42 kerbau, dan 85 kambing.
Sementara pada tahun 2025, jumlah hewan kurban tercatat sebanyak 1.241 ekor dengan rincian 1.089 sapi, 36 kerbau, dan 123 kambing.
Selain itu, Annisa turut mendoakan 83 Jamaah Calon Haji asal Dharmasraya yang telah diberangkatkan tahun ini agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan memperoleh haji mabrur.
Khutbah Idul Adha disampaikan Prof. Dr. H. Hasan Zaini dengan tema makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Dalam khutbahnya, Prof Hasan Zaini mengingatkan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga simbol kesediaan umat Islam mengorbankan ego, kepentingan pribadi, dan sifat individualisme demi kepentingan yang lebih besar.
Ia juga mengajak jamaah menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, semangat pengorbanan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai pondasi membangun masyarakat yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (akn)













Komentar