Bupati Annisa Ajak PCNU Dharmasraya Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Bangun Daerah

News14 Dilihat

Dharmasraya, RANAHNEWS.com – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengajak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dharmasraya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan masyarakat usai pelantikan kepengurusan PCNU Masa Khidmat 2026–2031 di Auditorium Dharmasraya, Pulau Punjung, Minggu (12/7/2026).

Pelantikan pengurus baru PCNU Dharmasraya dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. M. Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D. Prosesi berlangsung khidmat sebagai awal kepengurusan baru dalam mengemban amanah organisasi sekaligus memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran PBNU dan PWNU Sumatera Barat, di antaranya Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Rais Syuriyah PBNU KH. M. Cholil Nafis, Prof. Dr. KH. M. Nuh, DEA, Rais Syuriyah PWNU Sumatera Barat KH. Moch Chozien Adenan, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat Prof. H. Ganefri, Ph.D., serta Sekretaris PWNU Sumatera Barat Dr. H. Tan Gusli, S.Fil.I., M.AP., M.A. Hadir pula Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Wakapolres Dharmasraya Kompol M. Rizky Cholid, S.I.K., jajaran Forkopimda, tokoh agama, badan otonom Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Dharmasraya, serta tamu undangan lainnya.

Pengurus inti PCNU Kabupaten Dharmasraya Masa Khidmat 2026–2031 yang dilantik terdiri atas Rais Syuriyah K. M. Sarwan Syarif, Katib Bud Sukardi, Ketua Tanfidziyah A. Faizin, S.Pd.I., M.MPd., Sekretaris Hendra Yamtiko Jati, S.Pd., dan Bendahara H. Haryanto, A.Md.

Dalam sambutannya, Annisa mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah kepengurusan dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan kerja nyata sesuai tema kepengurusan, Berkhidmah dengan Kerja Nyata, Terukur dan Terencana, Menuju Kemandirian Jam’iyyah.

Annisa menegaskan Nahdlatul Ulama memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat nilai-nilai Islam moderat, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan berakhlak mulia.

“NU telah menjadi benteng moderasi beragama, penguat persaudaraan, sekaligus penggerak kesejahteraan umat hingga ke tingkat nagari. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memandang kemitraan dengan NU sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan moral masyarakat,” ujar Annisa.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi informasi, pengaruh budaya luar, persoalan sosial di kalangan generasi muda, hingga tantangan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi seluruh elemen, termasuk organisasi keagamaan yang memiliki jaringan hingga tingkat akar rumput, dinilai sangat diperlukan.

Annisa mengajak PCNU Kabupaten Dharmasraya terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dalam pembinaan kehidupan beragama, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia juga berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kaderisasi organisasi secara berkelanjutan, memanfaatkan teknologi digital sebagai media dakwah yang moderat, menjadi mitra strategis pemerintah dalam edukasi masyarakat, mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat, memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pesantren, serta menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan dan ketenteraman masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan senantiasa mendukung setiap langkah positif Nahdlatul Ulama demi kemajuan bersama. Mari kita berjalan beriringan, bergandengan tangan membangun Dharmasraya yang lebih adil dan merata, berlandaskan iman, ilmu, dan amal saleh,” tutup Annisa. (akn)

Komentar