Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Aie Dingin periode 2026–2034, dinamika demokrasi di tingkat nagari mulai diwarnai kehadiran figur baru. Syafni Nola Putri, S.Si., M.I.Kom., resmi mengambil formulir pendaftaran bakal calon Wali Nagari Aie Dingin di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN), Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kamis (11/6/2026).
Kehadiran Syafni di Sekretariat P2WN disambut langsung Ketua P2WN Yeni Sovia Yunus, S.Pd., beserta jajaran panitia. Pengambilan formulir tersebut menandai bertambahnya peserta yang akan meramaikan kontestasi Pilwana Aie Dingin.
Syafni mengatakan keputusan untuk mengambil formulir pendaftaran lahir setelah melalui komunikasi dan diskusi dengan berbagai unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, bundo kanduang, cadiak pandai, tokoh pemuda, hingga elemen masyarakat lainnya.
“Keputusan ini berangkat dari komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat. Saya melihat adanya harapan besar agar Nagari Aie Dingin terus berkembang dengan tetap menjaga nilai-nilai adat dan budaya, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurut Syafni, pembangunan nagari saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan baru yang memerlukan kesiapan dalam menghadapi perubahan. Digitalisasi, penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik yang cepat, serta pemberdayaan generasi muda menjadi bagian penting yang perlu dipersiapkan.
Sementara itu, Ketua P2WN Nagari Aie Dingin, Yeni Sovia Yunus, menegaskan panitia akan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh putra-putri terbaik nagari yang ingin mengikuti Pilwana.
“Kami akan menerima seluruh putra-putri terbaik Nagari Aie Dingin yang ingin mengabdikan diri untuk nagari. Sebagai penyelenggara, kami berkomitmen menjalankan seluruh tahapan secara adil, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” katanya.
Yeni menjelaskan seluruh berkas pendaftaran akan diverifikasi sesuai ketentuan sebelum penetapan calon tetap dilakukan.
Ia juga berharap seluruh tahapan Pilwana dapat berlangsung aman, damai, dan tetap mengedepankan nilai kebersamaan yang selama ini menjadi karakter masyarakat Minangkabau.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Namun, persaudaraan dan semangat badunsanak harus tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Bagi masyarakat Aie Dingin, Syafni bukan sosok baru. Ia pernah mengabdi sebagai staf Wali Nagari Aie Dingin pada periode 2019–2022 sehingga memiliki pengalaman dalam tata kelola pemerintahan nagari, pelayanan masyarakat, dan pembangunan di tingkat lokal.
Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai organisasi sejak menempuh pendidikan di Universitas Negeri Padang. Saat ini, Syafni menjabat sebagai Direktur Idea Corner, komunitas dan startup yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia, literasi digital, pelatihan, serta inovasi berbasis teknologi.
Dengan bertambahnya bakal calon yang mulai mengambil formulir pendaftaran, Pilwana Aie Dingin 2026–2034 memasuki tahap awal yang menandai bergulirnya proses demokrasi lokal untuk menentukan arah kepemimpinan nagari dalam delapan tahun mendatang. (akn)










Komentar