Dony Oskaria Tegaskan Direksi BUMN Bukan Sekadar Jabatan

Ekonomi15 Dilihat

Jakarta, RANAHNEWS.com — Kemampuan mengambil keputusan strategis secara etis di bawah tekanan menjadi salah satu standar utama yang kini dituntut dari direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam Director Onboarding Program di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam forum tersebut, Dony menegaskan kepemimpinan di perusahaan pelat merah tidak sekadar berkaitan dengan jabatan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab menjalankan transformasi perusahaan secara profesional dan terukur.

Menurutnya, direksi BUMN modern wajib memiliki kemampuan kepemimpinan, pemikiran strategis, manajemen proyek, serta keahlian mengukur dan memastikan implementasi strategi berjalan efektif.

“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, direksi BUMN juga dituntut memiliki integritas, akuntabilitas, ketahanan mental, serta kemampuan membangun kepercayaan para pemangku kepentingan,” ujar Dony di hadapan peserta program.

Director Onboarding Program digelar sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan penyelarasan arah kepemimpinan BUMN ke depan. Para direksi juga didorong memperkuat transparansi dan tata kelola perusahaan dalam setiap proses transformasi.

Selain itu, transformasi perusahaan negara diharapkan berjalan disiplin, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan maupun masyarakat.

Melalui program tersebut, BP BUMN bersama Danantara Indonesia menargetkan lahirnya pemimpin BUMN yang profesional, adaptif, dan visioner agar perusahaan negara semakin kompetitif dan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (rn/*/pzv)

Komentar