Dharmasraya, RANAHNEWS.com — Bantuan permakanan bagi ibu hamil dari keluarga miskin ekstrem mulai disalurkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sebagai langkah memperkuat pemenuhan gizi ibu dan pencegahan stunting sejak dini.
Program tersebut menyasar 141 ibu hamil kategori desil 1 dan desil 2 di Kabupaten Dharmasraya. Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp3 juta yang diberikan bertahap setiap bulan selama masa kehamilan hingga enam bulan setelah melahirkan atau masa menyusui.
Tahap pertama penyaluran dilakukan di Kecamatan Pulau Punjung dan Kecamatan Sitiung. Bantuan diserahkan Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya Martin Efendi mewakili Bupati Dharmasraya di Gedung Pertemuan Umum Kecamatan Pulau Punjung, Sungai Dareh, Selasa (12/05/2026).
Penyaluran bantuan turut disaksikan Camat Pulau Punjung Erik Harja, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya Hj. Radianti, serta Ketua Baznas Dharmasraya Z. Lubis.
Martin Efendi mengatakan paket bantuan yang disalurkan telah direkomendasikan ahli gizi guna membantu pemenuhan nutrisi ibu hamil dan ibu menyusui. Bantuan terdiri dari susu ibu hamil, telur, kacang hijau, minyak goreng, dan sari roti.
“Penyaluran dilakukan sekali sebulan dan dibagikan pada minggu kedua setiap bulannya. Ini merupakan paket bantuan per bulan selama masa kehamilan dan dilanjutkan selama enam bulan untuk ibu menyusui,” ujar Martin Efendi.
Ia menjelaskan program tersebut dirancang sebagai bantuan berkelanjutan agar kesehatan ibu dan bayi dapat terus dipantau secara maksimal sejak masa kehamilan hingga masa menyusui.
Menurut Martin, data penerima bantuan diperoleh dari hasil pendataan Puskesmas di masing-masing wilayah dan akan diperbarui setiap bulan untuk memastikan penyaluran tetap tepat sasaran.
“Data penerima berasal dari Puskesmas dan akan di-update setiap bulan. Jadi program ini benar-benar dipantau agar tepat sasaran,” katanya.
Selain penyaluran bantuan permakanan, para ibu hamil penerima manfaat juga akan dimonitor setiap bulan melalui Posyandu untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin tetap terjaga.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni dalam penanganan stunting dan peningkatan kualitas generasi masa depan.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Martin Efendi disebutkan pemenuhan gizi ibu hamil menjadi pondasi penting dalam melahirkan generasi sehat, cerdas, dan kuat menuju Indonesia Emas 2045.
“Gizi yang seimbang menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kecerdasan dan daya tahan tubuh anak. Karena itu pemerintah daerah harus hadir memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian yang layak,” ujar Martin saat membacakan sambutan Bupati. (akn)













Komentar