Rahmat Saleh Kawal Pemulihan Pertanian Sumbar Pascabanjir Bandang

Parlemen25 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Anggota Komisi IV DPR RI H. Rahmat Saleh menegaskan komitmennya mengawal percepatan pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat pascabanjir bandang, termasuk memastikan perbaikan lahan terdampak agar segera dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan serap aspirasi bersama warga di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Jumat (1/5/2026), sekaligus mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana.

Rahmat menjelaskan, Komisi IV DPR RI membidangi sektor pertanian, kelautan, perikanan, dan kehutanan, sehingga memberikan perhatian khusus terhadap kerusakan sektor pertanian akibat banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera Barat.

Ia menyebut telah aktif mengawal berbagai bantuan untuk daerah terdampak, khususnya di Kota Padang, guna mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat bangkit kembali.

“Alhamdulillah, Sumatera Barat sudah kita kawal untuk perbaikan akibat banjir bandang, terutama Kota Padang,” ujarnya.

Rahmat mengungkapkan pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp320 miliar untuk perbaikan sektor pertanian di Sumatera Barat. Dana tersebut telah disalurkan kepada pemerintah provinsi untuk digunakan dalam program pemulihan dan perbaikan infrastruktur pertanian.

Menurutnya, dukungan anggaran tersebut penting karena sektor pertanian menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di daerah.

“Karena itu, pemulihan lahan dan sarana pertanian harus segera dilakukan agar aktivitas produksi tidak terganggu terlalu lama,” katanya.

Ia mencontohkan kerusakan cukup parah terjadi di wilayah Limau Manis, Kota Padang, di mana areal persawahan masyarakat terdampak luapan sungai saat banjir bandang.

“Mulai dari Batu Busuk sampai ke Pasar Baru, sawah masyarakat habis. Bahkan ada yang berubah jadi aliran sungai,” ujarnya.

Rahmat memastikan pemerintah akan melakukan normalisasi dan optimalisasi lahan pertanian yang rusak agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi warga.

“Kita berharap seluruh proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga petani dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (rn/*/pzv)

Komentar