Pemkab Pasaman Barat Dorong Percepatan Penanganan Stunting Bersama Tanoto Foundation

Nasional32 Dilihat

Pasaman Barat, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong percepatan penurunan stunting melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Tanoto Foundation, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Tanoto Foundation di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Rabu (22/4/)2026).

Pemerintah daerah menegaskan keterbukaan terhadap berbagai bentuk kerja sama yang berfokus pada penanganan stunting guna mempercepat capaian target kesehatan.

“Apa yang dilakukan Tanoto Foundation patut diapresiasi. Kontribusi nyata mereka, terutama dalam penanganan stunting di Pasaman Barat, sangat membantu pemerintah daerah dalam mencapai target kesehatan,” ujarnya.

Ia menyebut, stunting merupakan isu strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor, sehingga keterlibatan lembaga nonpemerintah dinilai penting dalam mempercepat penanganan di daerah.

“Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan agar program penanganan stunting berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Usai pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi di Aula Bappelitbangda Pasaman Barat yang dimoderatori Kepala Bappelitbangda dan diikuti sejumlah perangkat daerah, antara lain Kepala DPPKBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Plt Kepala Dinas Kominfo, serta jajaran Tanoto Foundation.

Kepala Bappelitbangda Pasaman Barat, Joni Hendri, menekankan pentingnya penguatan publikasi program penanganan stunting agar lebih diketahui masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini juga mencakup publikasi kinerja dan program pemerintah daerah agar lebih diketahui masyarakat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Tanoto Foundation, Multazar, menyampaikan bahwa komitmen pemerintah daerah terlihat dari komunikasi aktif dan keterlibatan lintas sektor.

Ia juga memaparkan sejumlah program yang dapat dikolaborasikan, seperti penguatan pola pengasuhan, pengembangan kepemimpinan, serta proyek literasi pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. (dod)

Komentar