Padang, RANAHNEWS.com — Keterbukaan informasi publik dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah dengan dukungan anggaran besar. Akses informasi yang jelas dan mudah dipahami masyarakat diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan transparan dan akuntabel.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat, Mona Sisca, dalam dialog bersama RRI Padang di Studio Pro1 RRI Padang, Sabtu (11/4/2026).
Ia menekankan pentingnya peran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menyediakan informasi terkait progres pelaksanaan MBG, termasuk pengelolaan melalui SPPG.
“Kami mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) proaktif memberikan akses informasi terkait progres pelaksanaan MBG yang diolah melalui SPPG baik itu terkait informasi dan edukasi mengenai kandungan gizi seimbang MBG, harga pada setiap menu MBG hingga proses pengelolaan MBG di masing-masing SPPG,” ujar Mona Sisca.
Menurutnya, penerapan prinsip keterbukaan informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas program pemerintah, sekaligus menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaannya.
“Salah satu indikator kesuksesan program pemerintah seperti MBG adalah meningkatnya kepercayaan publik serta partisipasi masyarakat mendukung peningkatan gizi seimbang nasional,” tambahnya.
Mona juga menyoroti langkah BGN yang telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala BGN Nomor 3 Tahun 2025 tentang pembentukan PPID, sebagai upaya memenuhi kebutuhan layanan informasi publik sesuai regulasi yang berlaku.
Ia mendorong badan publik yang menjalankan program pemerintah untuk aktif melakukan edukasi dan advokasi dengan melibatkan media sebagai saluran informasi kepada masyarakat. (rn/*/pzv)














Komentar