Fadly Amran Dorong Proyek Lingkungan Padang Didukung Jerman

News92 Dilihat

Padang, RANAHNEWS.com — Pemerintah Kota Padang mengajukan sejumlah proyek strategis pelestarian lingkungan untuk masuk dalam skema kerja sama bilateral Indonesia–Jerman tahun 2026. Usulan tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, sebagai bagian dari penguatan hubungan sister city antara Kota Padang dan Kota Hildesheim, Jerman.

Usulan itu disampaikan Fadly Amran dalam Rapat Koordinasi bersama Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH RI), Ary Sudijanto, yang digelar secara daring dari Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (12/1/2026).

Rapat tersebut turut diikuti perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Berlin, serta jajaran direktorat terkait di lingkungan KLH RI.

Fadly Amran menjelaskan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut hubungan sister city Padang–Hildesheim yang telah terjalin sejak 1988. Dalam forum tersebut, ia mengusulkan dukungan Pemerintah Jerman melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) untuk pelaksanaan sejumlah proyek lingkungan di Kota Padang.

“Kami mengusulkan revitalisasi Sungai Batang Arau, khususnya pengelolaan air limbah, serta pengembangan transportasi massal berbasis listrik untuk Trans Padang. Usulan ini telah kami sampaikan sejak November 2025 dan diharapkan dapat segera direalisasikan dengan dukungan kementerian terkait,” ujar Fadly Amran.

Ia menilai, penguatan kerja sama internasional di bidang lingkungan menjadi kebutuhan strategis bagi Kota Padang. Saat ini, Padang tengah menginisiasi diri sebagai salah satu kota kreatif dunia di bidang gastronomi, dengan kawasan Kota Tua dan Sungai Batang Arau sebagai ikon utama pengembangan kota.

“Revitalisasi Sungai Batang Arau juga merupakan bagian dari Program Unggulan Jelajah Padang yang berfokus pada pengembangan kawasan Kota Tua. Jika proyek ini terwujud, kami meyakini iklim investasi serta kunjungan wisatawan nasional dan internasional ke Kota Padang akan meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, Fadly Amran menyampaikan bahwa kerja sama sister city Padang–Hildesheim juga menjadi bagian dari roadmap pembangunan Kota Padang menuju visi kota sehat dan kota pintar. Menurutnya, konsep kota sehat harus ditopang oleh infrastruktur lingkungan dan sistem sanitasi yang berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur lingkungan yang baik merupakan kebutuhan mendasar, sekaligus upaya memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi KLH RI Ary Sudijanto menyatakan dukungan terhadap usulan kerja sama yang diajukan Pemerintah Kota Padang. Ia menilai, inisiatif tersebut sejalan dengan agenda nasional pengendalian perubahan iklim serta penguatan tata kelola lingkungan hidup.

“Pada prinsipnya kami mendukung usulan Kota Padang, khususnya terkait pengelolaan sungai, sanitasi, dan transportasi rendah emisi. KLH akan mengoordinasikan lebih lanjut dengan kementerian terkait dan mitra internasional agar program ini dapat terwujud dengan baik,” ujar Ary Sudijanto. (rn/*/pzv)

Komentar