Sumbar Tergeser di Akhir Dramatis, DKI Jakarta Juara Umum PON Beladiri II 2025

Olahraga344 Dilihat

Kudus, RANAHNEWS — Drama terjadi di hari terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri II 2025 di Kudus. Setelah hampir seminggu bertahan di posisi delapan besar, kontingen Sumatera Barat (Sumbar) harus rela turun satu peringkat ke posisi sembilan, disalip Sumatera Utara (Sumut) pada detik-detik akhir perebutan medali.

Berdasarkan data resmi pukul 16.55 WIB, Minggu (26/10/2025), Sumut menutup ajang dengan torehan 8 emas, 14 perak, dan 31 perunggu, atau total 53 medali. Sementara Sumbar finis dengan 7 emas, 9 perak, dan 9 perunggu, mengumpulkan 25 medali secara keseluruhan.

Perubahan posisi ini dipicu oleh keberhasilan Sumut menyapu tiga medali emas tambahan dari cabang olahraga wushu di hari terakhir pertandingan. Aksi gemilang itu sekaligus menyingkirkan Sumbar dari delapan besar, meski sempat konsisten mempertahankan posisi sejak Selasa (21/10/2025).

Sementara di papan atas klasemen, dominasi DKI Jakarta tak terbantahkan. Kontingen ibu kota tampil sebagai juara umum dengan 40 emas, 27 perak, dan 30 perunggu (total 97 medali), disusul Jawa Barat di posisi kedua dengan 35 emas, 18 perak, dan 37 perunggu, serta Jawa Timur di tempat ketiga dengan 32 emas, 16 perak, dan 13 perunggu.

Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menegaskan bahwa meski peringkat menurun, perjuangan atlet tetap layak diapresiasi.

“Memang kita belum mampu mempertahankan posisi, tapi semangat dan daya juang atlet Sumbar luar biasa. Ini menjadi bahan evaluasi berharga menuju PON 2028 di NTB–NTT,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum KONI Sumbar, Anandya Dipo Pratama, menekankan pentingnya langkah pembenahan pascaajang ini.

“Capaian ini bukan akhir dari segalanya. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama di cabang beladiri yang masih punya potensi besar. Atlet sudah berjuang maksimal, dan tugas kita sekarang memastikan mereka mendapat dukungan berkelanjutan,” katanya.

Meskipun terpaksa turun satu peringkat, kontingen Sumbar tetap menutup PON Beladiri II 2025 dengan kebanggaan tersendiri. Semangat juang yang ditunjukkan para atlet menjadi modal penting untuk menatap panggung olahraga nasional berikutnya dengan optimisme baru. (rn/*/pzv)

Komentar