Wawako Mulyadi: HTCI Bukan Sekadar Komunitas, Tapi Kekuatan Sosial Baru

Pariwisata598 Dilihat

Pariaman, RANAHNEWS – Kota Pariaman kembali menjadi pusat perhatian dengan kehadiran ratusan pecinta otomotif dari berbagai daerah yang tergabung dalam Honda Tiger Club Indonesia (HTCI). Memperingati hari jadi ke-17, komunitas motor legendaris ini menggelar rangkaian kegiatan di Hotel Nan Tongga, Sabtu (24/5/2025), yang tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi dan edukasi sosial.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Pariaman sebagai tuan rumah. Ia melihat momen ini sebagai peluang bagi daerah untuk menunjukkan potensi dan membangun citra positif komunitas motor di tengah masyarakat.

“Banyak yang mengira kegiatan komunitas motor hanya berkutat pada hobi semata. Tapi HTCI membuktikan bahwa mereka juga bisa berkontribusi secara sosial, membina remaja, dan menggerakkan ekonomi rakyat. Ini patut diapresiasi,” ujar Mulyadi.

Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi komunitas lain agar ikut ambil bagian dalam membangun lingkungan yang lebih positif, terutama dalam menekan kenakalan remaja dan mendorong kreativitas anak muda.

Tidak hanya itu, HTCI juga menyertakan pelaku UMKM dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman sebagai bagian dari perayaan. Produk-produk lokal seperti kuliner dan kerajinan tangan mendapat ruang untuk tampil dan dikenalkan kepada peserta dari luar daerah.

“Kehadiran UMKM di acara ini mencerminkan kepedulian komunitas motor terhadap perekonomian warga. Saat semua pihak bersinergi, efek positifnya akan terasa luas,” tambah Mulyadi.

Ketua panitia pelaksana, Romi Tanjung, menegaskan bahwa HTCI ingin memberikan kesan yang mendalam dalam perayaan tahun ini. “Kami gelar berbagai kegiatan seperti Rolling Thunder, pertunjukan seni budaya, lomba melukis, fashion show, dan bazar produk lokal. Semua ini bertujuan memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus memperkuat hubungan antaranggota,” katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, HTCI juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas kepada remaja. Bagi Romi dan komunitasnya, kecintaan pada sepeda motor tak berarti lepas dari tanggung jawab sosial.

“Komunitas ini bukan hanya tentang mesin dan jalanan. Kami ingin jadi bagian dari gerakan perubahan, terutama dalam membangun semangat berkendara yang tertib dan cinta budaya lokal,” tutup Romi. (rn/*/pzv)

Komentar